9 Negara yang Pernah Berganti Nama, Termasuk Turki
CNN Indonesia
Senin, 27 Jun 2022 16:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Pergantian nama negara bukanlah hal jarang terjadi. Telah banyak negara di seluruh dunia yang berubah nama. Berikut daftar negara yang berganti nama. (sikermarketing/Pixabay)
CNN Indonesia --
Pergantian nama negara bukanlah hal jarang terjadi. Dalam sejarahnya, telah banyak negara, termasuk kota, provinsi, hingga negara bagian di seluruh dunia yang mengalami perubahan nama.
Setidaknya terdapat sembilan negara yang diketahui telah berganti nama.
Pergantian nama negara dilakukan dengan alasan-alasan tertentu. Sebut saja alasannya ingin menghapus jejak kolonial di masa lalu, ingin lebih mudah dikenal, perbedaan geografis, hingga faktor politik dan perubahan ideologi yang terjadi di negara tersebut.
Proses pergantian nama negara tentu saja tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Terdapat beberapa hal yang harus dilalui sebelum negara tersebut secara resmi mengganti namanya.
Setelah itu, mereka juga harus mengurus perubahan yang mengandung unsur negara, seperti mata uang serta dokumen lainnya. Dihimpun berbagai sumber, berikut daftar negara yang berganti nama.
1. Swaziland berganti menjadi Eswatini
Negara pertama dalam daftar ini adalah Swaziland. Pemerintahan Swaziland memutuskan untuk mengubah nama negara mereka dari Swaziland menjadi Kerajaan Eswatini pada 2018, mengutip laman DW.
Hal ini ditengarai untuk bisa menghapus jejak kolonialisme masa lalu negara tersebut.
Raja Mswati III menggunakan momentum dari HUT Kemerdekaan yang ke-50 negara tersebut untuk membuat pengumuman tentang perubahan nama menjadi Eswantini.
2. Republik Makedonia berganti menjadi Republik Makedonia Utara
Sama seperti Kerajaan Eswatini, Republik Makedonia baru saja memutuskan untuk melakukan pergantian nama negaranya menjadi Republik Makedonia Utara pada Februari 2019 lalu, merujuk laman Gov.uk.
Disinyalir beberapa faktor politik menjadi latar belakang dari berubahnya nama Republik Makedonia menjadi Republik Makedonia Utara.
Kendati demikian, terdapat beberapa hal yang tidak berubah pada negara yang terletak di Semenanjung Balkan, Eropa Selatan ini. Seperti bahasa resmi dan nama warga negara yang tetap memakai nama Makedonia, bukan Makedonia Utara.
3. Burma berganti menjadi Myanmar
Myanmar ternyata juga sudah pernah mengganti namanya. Sebelum dikenal dengan sebutan negara Myanmar seperti sekarang ini, dahulu negara ini lebih dikenal sebagai Burma.
Proses pergantian nama dari Burma menjadi Myanmar terjadi pada 1989 silam. Pada saat itu, pemerintah yang berkuasa ingin menyelaraskan nama negara dengan bahasa lokal. Selain nama negara, salah satu kotanya juga diubah namanya dari Rangoon menjadi Yangon.
4. Republik Zaire berganti menjadi Republik Kongo
Negara yang berganti nama berikutnya adalah Republik Zaire. Negara yang terletak di Afrika tengah ini telah mengubah namanya dari Republik Zaire menjadi Republik Kongo.
Terdapat ada hal menarik dari negara ini. Republik Kongo ternyata sudah mengalami lebih dari satu kali perubahan nama negara sepanjang sejarah berdirinya negara ini. Nama yang pernah dipakai adalah Belgian Congo, Republik Kongo, dan Republik Zaire.
Negara lainnya yang berganti nama, lanjut sebelah...
5. Ceylon berganti menjadi Sri Lanka
Awalnya negara ini mendapatkan namanya yakni Ceylon dari Portugis yang diklaim berhasil menemukan pulau tersebut pada tahun 1500-an. Nama Ceylon sendiri cukup lama digunakan sebelum akhirnya negara tersebut mengubahnya menjadi Sri Lanka.
Meski sudah berganti nama sejak Mei 1972 silam, namun proses referensi dari Ceylon menjadi Sri Lanka untuk berbagai jenis dokumen resmi, situs web, dan catatan mata uang baru diperkenankan pada 2011.
6. Holland berganti menjadi Netherland
Ilustrasi. Belanda adalah salah satu negara yang mengubah namanya (misign/pixabay)
Mungkin masih banyak yang tidak menyadari jika Holland kini secara resmi sudah mengubah namanya menjadi Netherland. Kedua kata tersebut apabila diartikan ke dalam bahasa Indonesia, sama-sama memiliki arti 'Belanda'.
Perubahan nama dari Holland menjadi Netherland (NL) ini berlangsung sejak tahun 2020 silam. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengakuan dunia internasional.
7. Irish Free State berganti menjadi Irlandia
Dan negara terakhir yang mengubah namanya adalah Irlandia yang sebelumnya bernama Irish Free State. Perubahan nama ini dilakukan pada tahun 1937 silam. Perubahan ini bertujuan untuk menghapus jejak masa lalu saat masih dijajah.
8. Siam berganti menjadi Thailand
Thailand adalah salah satu dari negara di kawasan Asia Tenggara yang pernah diperintah oleh seorang raja selama berabad-abad dan dikenal sebagai Kerajaan Siam.
Pada 1939, raja yang memerintah mengganti nama Siam menjadi Thailand setelah negaranya mengubah sistem pemerintahan ke monarki konstitusional. Nama baru tersebut dalam bahasa lokalnya berarti negara orang-orang bebas.
Negara yang berganti nama baru-baru ini adalah Turki. Turki atau Turkey resmi berganti nama internasional jadi Turkiye. Turki juga sudah berubah menjadi Turkiye di laman daftar negara-negara anggota situs resmi PBB.
Associated Press melaporkan, pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan tengah berupaya Turki dikenal dengan nama "Turkiye" dalam pergaulan resmi global. Nama itu dipilih karena ditulis dan dieja dalam bahasa Turki.
Pada Desember 2021, Erdogan sempat memerintahkan untuk menggunakan kata "Turkiye" karena dinilai lebih baik dalam merepresentasikan budaya dan nilai Turki. Erdogan juga meminta penggunaan kata "Made in Turkiye" bukan "Made in Turkey."
CNN Indonesia --
Pergantian nama negara bukanlah hal jarang terjadi. Dalam sejarahnya, telah banyak negara, termasuk kota, provinsi, hingga negara bagian di seluruh dunia yang mengalami perubahan nama.
Setidaknya terdapat sembilan negara yang diketahui telah berganti nama.
Pergantian nama negara dilakukan dengan alasan-alasan tertentu. Sebut saja alasannya ingin menghapus jejak kolonial di masa lalu, ingin lebih mudah dikenal, perbedaan geografis, hingga faktor politik dan perubahan ideologi yang terjadi di negara tersebut.
Proses pergantian nama negara tentu saja tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Terdapat beberapa hal yang harus dilalui sebelum negara tersebut secara resmi mengganti namanya.
Setelah itu, mereka juga harus mengurus perubahan yang mengandung unsur negara, seperti mata uang serta dokumen lainnya. Dihimpun berbagai sumber, berikut daftar negara yang berganti nama.
1. Swaziland berganti menjadi Eswatini
Negara pertama dalam daftar ini adalah Swaziland. Pemerintahan Swaziland memutuskan untuk mengubah nama negara mereka dari Swaziland menjadi Kerajaan Eswatini pada 2018, mengutip laman DW.
Hal ini ditengarai untuk bisa menghapus jejak kolonialisme masa lalu negara tersebut.
Raja Mswati III menggunakan momentum dari HUT Kemerdekaan yang ke-50 negara tersebut untuk membuat pengumuman tentang perubahan nama menjadi Eswantini.
2. Republik Makedonia berganti menjadi Republik Makedonia Utara
Sama seperti Kerajaan Eswatini, Republik Makedonia baru saja memutuskan untuk melakukan pergantian nama negaranya menjadi Republik Makedonia Utara pada Februari 2019 lalu, merujuk laman Gov.uk.
Disinyalir beberapa faktor politik menjadi latar belakang dari berubahnya nama Republik Makedonia menjadi Republik Makedonia Utara.
Kendati demikian, terdapat beberapa hal yang tidak berubah pada negara yang terletak di Semenanjung Balkan, Eropa Selatan ini. Seperti bahasa resmi dan nama warga negara yang tetap memakai nama Makedonia, bukan Makedonia Utara.
3. Burma berganti menjadi Myanmar
Myanmar ternyata juga sudah pernah mengganti namanya. Sebelum dikenal dengan sebutan negara Myanmar seperti sekarang ini, dahulu negara ini lebih dikenal sebagai Burma.
Proses pergantian nama dari Burma menjadi Myanmar terjadi pada 1989 silam. Pada saat itu, pemerintah yang berkuasa ingin menyelaraskan nama negara dengan bahasa lokal. Selain nama negara, salah satu kotanya juga diubah namanya dari Rangoon menjadi Yangon.
4. Republik Zaire berganti menjadi Republik Kongo
Negara yang berganti nama berikutnya adalah Republik Zaire. Negara yang terletak di Afrika tengah ini telah mengubah namanya dari Republik Zaire menjadi Republik Kongo.
Terdapat ada hal menarik dari negara ini. Republik Kongo ternyata sudah mengalami lebih dari satu kali perubahan nama negara sepanjang sejarah berdirinya negara ini. Nama yang pernah dipakai adalah Belgian Congo, Republik Kongo, dan Republik Zaire.
Negara lainnya yang berganti nama, lanjut sebelah...
9 Negara yang Berganti Nama
Sri Lanka termasuk salah satu negara yang pernah berganti nama. (CNN Indonesia/Safir Makki)
5. Ceylon berganti menjadi Sri Lanka
Awalnya negara ini mendapatkan namanya yakni Ceylon dari Portugis yang diklaim berhasil menemukan pulau tersebut pada tahun 1500-an. Nama Ceylon sendiri cukup lama digunakan sebelum akhirnya negara tersebut mengubahnya menjadi Sri Lanka.
Meski sudah berganti nama sejak Mei 1972 silam, namun proses referensi dari Ceylon menjadi Sri Lanka untuk berbagai jenis dokumen resmi, situs web, dan catatan mata uang baru diperkenankan pada 2011.
6. Holland berganti menjadi Netherland
Ilustrasi. Belanda adalah salah satu negara yang mengubah namanya (misign/pixabay)
Mungkin masih banyak yang tidak menyadari jika Holland kini secara resmi sudah mengubah namanya menjadi Netherland. Kedua kata tersebut apabila diartikan ke dalam bahasa Indonesia, sama-sama memiliki arti 'Belanda'.
Perubahan nama dari Holland menjadi Netherland (NL) ini berlangsung sejak tahun 2020 silam. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengakuan dunia internasional.
7. Irish Free State berganti menjadi Irlandia
Dan negara terakhir yang mengubah namanya adalah Irlandia yang sebelumnya bernama Irish Free State. Perubahan nama ini dilakukan pada tahun 1937 silam. Perubahan ini bertujuan untuk menghapus jejak masa lalu saat masih dijajah.
8. Siam berganti menjadi Thailand
Thailand adalah salah satu dari negara di kawasan Asia Tenggara yang pernah diperintah oleh seorang raja selama berabad-abad dan dikenal sebagai Kerajaan Siam.
Pada 1939, raja yang memerintah mengganti nama Siam menjadi Thailand setelah negaranya mengubah sistem pemerintahan ke monarki konstitusional. Nama baru tersebut dalam bahasa lokalnya berarti negara orang-orang bebas.
Negara yang berganti nama baru-baru ini adalah Turki. Turki atau Turkey resmi berganti nama internasional jadi Turkiye. Turki juga sudah berubah menjadi Turkiye di laman daftar negara-negara anggota situs resmi PBB.
Associated Press melaporkan, pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan tengah berupaya Turki dikenal dengan nama "Turkiye" dalam pergaulan resmi global. Nama itu dipilih karena ditulis dan dieja dalam bahasa Turki.
Pada Desember 2021, Erdogan sempat memerintahkan untuk menggunakan kata "Turkiye" karena dinilai lebih baik dalam merepresentasikan budaya dan nilai Turki. Erdogan juga meminta penggunaan kata "Made in Turkiye" bukan "Made in Turkey."