India 'Lockdown' Kota usai Pendukung Hina Nabi Muhammad Dipenggal

Tim | CNN Indonesia
Rabu, 29 Jun 2022 19:40 WIB
India menerapkan aturan ketat bak lockdown di Rajasthan, di mana dua warga Muslim memenggal penjahit yang menyuarakan dukungan atas penghinaan Nabi Muhammad. India menerapkan aturan ketat bak lockdown di Rajasthan, di mana dua warga Muslim memenggal penjahit yang menyuarakan dukungan atas penghinaan Nabi Muhammad. (AFP/Himanshu Sharma)
Jakarta, CNN Indonesia --

India menerapkan aturan ketat bak lockdown di Kota Udaipur, Rajasthan, di mana dua warga Muslim memenggal seorang penjahit yang menyuarakan dukungan atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

AFP melaporkan bahwa aturan ketat itu mencakup penetapan jam malam bagi 450 ribu penduduk yang tinggal di Udaipur.

Selain itu, pemerintah setempat juga mengerahkan 600 personel kepolisian tambahan. Pihak berwenang juga memutus akses internet di beberapa wilayah negara bagian Rajasthan.

Pemerintah menerapkan aturan ketat ini untuk mencegah ketegangan lebih lanjut usai kisruh dua warga Muslim diduga memenggal seorang pria Hindu yang mendukung penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Penyerangan itu terekam dalam video yang beredar di jagat maya. Dalam video itu, dua warga Muslim itu terlihat mencoba memenggal penjahit bernama Kanhaiya Lal tersebut.

Setelah itu, kedua orang tersebut mengacungkan pisau besar dan mengancam bakal membunuh Perdana Menteri Narendra Modi.

Kedua orang itu menyatakan, mereka menghabisi nyawa Lal karena penjahit itu mendukung komentar seorang juru bicara partai berkuasa India, BJP, yang dianggap menghina Nabi Muhammad.

Menteri Kepala Rajasthan, Ashok Gehlot, lantas meminta warga untuk tak membagikan video itu karena malah akan "mendukung motif para penyerang untuk menciptakan gesekan di tengah masyarakat."

[Gambas:Video CNN]

(has/has)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER