Korban Serangan Rudal di Pusat Rekreasi Ukraina Tambah Jadi 21 Orang

CNN Indonesia
Sabtu, 02 Jul 2022 03:10 WIB
Jumlah korban tewas akibat serangan rudal Rusia yang menghantam sebuah gedung apartemen dan pusat rekreasi di wilayah Odessa, bertambah. Rudal Rusia Serang Ukraina (REUTERS/STRINGER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jumlah korban tewas akibat serangan rudal Rusia yang menghantam sebuah gedung apartemen dan pusat rekreasi di wilayah Odessa Ukraina pada Jumat (1/7) pagi, bertambah.

Sebanyak 21 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Dua di antara korban tewas merupakan anak-anak. Enam anak lainnya terluka.

"Jumlah korban tewas dalam ledakan Odessa naik menjadi 21," kata Sergiy Bratchuk, Wakil Kepala Distrik Odessa seperti dikutip AFP, Jumat (1/7).

"Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun termasuk di antara yang tewas," tambahnya.

Kepala Layanan Darurat Ukraina, Sergiy Kruk sebelumnya menyebutkan jumlah korban 19 orang. Tiga puluh delapan orang terluka, termasuk enam anak-anak.

"Serangan itu diluncurkan oleh pesawat yang terbang dari Laut Hitam," kata Juru Bicara Administrasi Militer Odessa Sergiy Bratchuk.

"Skenario terburuk terjadi dan dua pesawat strategis datang ke wilayah Odessa. Bahwa mereka telah menembakkan rudal sangat berat dan sangat kuat," lanjutnya.

Pejabat Ukraina mengatakan, serangan yang diluncurkan satu hari setelah Rusia meninggalkan pulau strategis Ukraina, yakni Pulau Ular merupakan kemunduran besar invasi Kremlin.

Rudal-rudal itu menghantam dua bangunan di Kota Sergiyvka sekitar 80 kilometer (50 mil) selatan Pelabuhan Laut Hitam Odessa, yang telah menjadi titik nyala strategis dalam perang yang sudah berlangsung lebih dari empat bulan.

Rusia hingga saat ini belum berkomentar tentang serangan itu.

(tim/isn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER