Taiwan Latihan Militer Gede-gedean di Tengah Amarah China

CNN Indonesia
Kamis, 28 Jul 2022 14:56 WIB
Taiwan Latihan Militer Gede-gedean di Tengah Amarah China
Taiwan latihan militer skala besar di tengah ancaman China. (REUTERS/ANN WANG)
Jakarta, CNN Indonesia --

Taiwan menggelar latihan militer dalam skala besar saat China tengah geram karena kabar ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi, akan melawat ke pulau tersebut Agustus mendatang.

Pasukan Taiwan menggelar latihan Han Kuang selama seminggu dan digelar di seluruh Taiwan serta pulau-pulau terpencil. Latihan ini akan berakhir pada Jumat (29/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Latihan itu merupakan acara rutin tahunan yang sudah berjalan sejak 1984 dan melibatkan semua cabang militer Taiwan, termasuk pasukan cadangannya. Tujuan latihan ini untuk meningkatkan kemampuan pertahanan secara keseluruhan.

Pada Selasa (26/7) lalu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyaksikan langsung pasukan yang tengah berlatih menyerang di Pangkalan Angkatan Laut Su'ao.

Selama dua jam, Mirage 2000 dan F-16 bolak-balik mencegat pesawat perang yang menyerang dari arah timur. Sementara pasukan darat meledakkan bahan peledak untuk mencegat pergerakan musuh lebih jauh.

[Gambas:Video CNN]

Terlihat pula helikopter dan kapal selam adu taktik tampak seperti kucing dan tikus. Lalu kapal perusak berpeluru kendali menembakkan meriam, rudal, dan torpedo ke armada bayangan yang mendarat di pantai.

"[Latihan tersebut menunjukkan] kemampuan dan tekad militer kami dalam membela negara kami," kata Tsai kepada pasukan dikutip CNN pada Kamis (28/7).

Di 2022 ini, latihan tersebut menjadi lebih penting di tengah kekhawatiran yang berkembang soal China untuk menguasai sepenuhnya Taiwan, dengan menginvasi pulau itu.

Kekhawatiran tersebut semakin tampak nyata usai Rusia invasi Ukraina. Beijing selama ini tak mengesampingkan penggunaan kekuatan guna mengambil alih Taiwan. Mereka kerap mengerahkan jet tempur ke zona pertahanan udara (ADIZ) pulau itu.

Di tengah kekhawatiran itu China murka mendengar kabar ketua DPR AS, Nancy Pelosi, akan melawat ke Taiwan pada Agustus mendatang.

Lanjut baca di halaman berikutnya...

China Serius Ancam AS jika Ketua DPR ke Taiwan

Taiwan latihan militer skala besar di tengah ancaman China. (REUTERS/ANN WANG)

China sudah memperingatkan AS akan mengambil sikap yang tegas dan berdampak jika Pelosi betul menginjakkan kaki di Taiwan. Pemerintah Beijing juga menilai lawatan ini bisa mengancam kedaulatan dan hubungan China-AS.

Militer China akan dengan tegas membela kedaulatan nasional jika menghadapi kekuatan eksternal yang mendorong kemerdekaan Taiwan.

"China menuntut AS mengambil tindakan nyata untuk memenuhi komitmennya agar tak mendukung 'kemerdekaan Taiwan' dan tidak mengatur kunjungan Pelosi ke Taiwan," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan China, Tan Kefei, pada Selasa lalu.

Jika mereka tetap berpegang teguh pada rencananya, lanjut Tan, militer China tak akan tinggal diam.

"Militer akan mengambil tindakan tegas untuk mencegah kekuatan asing dam skema separatis untuk 'kemerdekaan Taiwan,' dan dengan tegas membela kedaulatan nasional dan integritas teritorial," tegas dia.

Sementara itu, di internal AS, sejumlah pejabat Gedung Putih diam-diam berusaha mencegah kepergian Pelosi dengan menjelaskan risiko perjalanan ke pulau tersebut.

Para pejabat AS meyakini China tidak sepenuhnya memahami dinamika politik Washington. Hal ini bisa menyebabkan kesalahpahaman soal pentingnya potensi kunjungan Pelosi.

AS juga khawatir dalam kunjungan Pelosi nanti, China akan lebih banyak mengirimkan pesawat tempur ke zona pertahanan udara Taiwan, meski kemungkinannya kecil.

LIHAT SELENGKAPNYA