Crazy Rich Taiwan Sumbang Rp1,5 T untuk Militer Taipei Lawan China

CNN Indonesia
Sabtu, 06 Agu 2022 12:33 WIB
Pendiri pabrik mikrochip terbesar kedua di dunia bakal memberikan donasi senilai US$100 juta atau setara Rp1,4 triliun kepada Taiwan, Jumat (5/8). Pendiri pabrik mikrochip terbesar kedua di dunia bakal memberikan donasi senilai US$100 juta atau setara Rp1,4 triliun kepada Taiwan, Jumat (5/8). (Foto: AP/Ng Han Guan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pendiri pabrik mikrochip terbesar kedua di dunia, United Microelectronics Corp. (UMC) Robert Tsao menuturkan bakal memberikan donasi senilai US$100 juta atau setara Rp1,4 triliun kepada Taiwan, Jumat (5/8).

Donasi ini diberikan untuk meningkatkan kemampuan militer Taiwan di tengah ancaman China. China diketahui tengah melakukan latihan militer yang mengepung Taiwan sejak Kamis (4/8).

Focus Taiwan melaporkan donasi tersebut bakal membantu edukasi pertahanan bagi individu dan kelompok yang dapat membantu Taiwan mempertahankan diri dari tekanan China. Dana itu juga dapat membantu menangkal serangan siber dan peretasan yang dilakukan China.

"Semua orang harus mengerti bahwa saya tidak melakukan ini [donasi] untuk ketenaran atau kekayaan. Saya juga tidak tertarik dalam politik dan pemilihan," tutur Tsao.

"Saya hanya membenci kebohongan dan kekerasan Partai Komunis China, dan ingin meninggalkan daratan yang murni dan langit yang biru di Taiwan bagi masyarakat yang berbicara bahasa China," lanjutnya.

Selain memberikan donasi, Tsao mendesak masyarakat untuk melihat "budaya jahat Partai Komunis China," dikutip dari Taiwan News.

"Budaya PKC seperti anak nakal yang bertindak melawan hukum, dan ini tampak dalam permasalahan kekuatan mereka sejak 1927, Revolusi Kultural pada 1970, dan persekusi terhadap berbagai kelompok pada saat ini," kata Tsao.

Tsao juga mendesak warga Taiwan untuk tidak memberikan suara kepada kandidat yang pro-unifikasi dalam pemilihan lokal pulau itu.

(pwn/asa)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER