Bagaimana Iran Bangkit jadi Begitu Kuat Meski Disanksi AS?

CNN Indonesia
Sabtu, 13 Agu 2022 09:30 WIB
Sanksi ekonomi AS tampaknya malah semakin membuat Iran kuat, kenapa negeri mayoritas muslim Syiah tersebut jadi begitu perkasa? Kenapa Iran begitu kuat meski disanksi AS? (via REUTERS/WANA NEWS AGENCY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran menjadi sorotan usai mengecam tindakan Israel yang menyerang Gaza, Palestina beberapa waktu lalu. Mereka bahkan siaga, jika Tel Aviv semakin berulah.

"Para pejuang Hizbullah sedang membuat rencana meluncurkan pukulan terakhir terhadap rezim Zionis [Israel]," jelas Komandan Pasukan Al Quds Iran, Esmail Ghaani pada pekan lalu.

Ia kemudian berkata, "[Rencana ini] untuk merealisasikan keinginan Imam Khamenei, yakni benar-benar menghapus Israel dari peta dan muka Bumi."

Sikap Iran terhadap Israel, yang merupakan sekutu dekat Amerika Serikat mencerminkan mereka tampak sejajar. Bahkan program pengayaan nuklirnya membuat kedua negara itu cemas.

Imbas program nuklirnya itu, Iran harus menerima sanksi yang dijatuhkan AS.

Terlepas dari kecaman Teheran, mengapa Iran bisa menjadi negara kuat meski dihukum AS?

Di bawah pemerintahan Ali Khamenei, Iran berambisi melenyapkan Israel dari muka bumi. Mereka bahkan menyebut Tel Aviv sebagai Setan Kecil, dan AS sebagai Setan Besar.

Meski dihujani sanksi, Iran tak kekurangan membuat senjata militer canggih. Misalnya, mereka mengembangkan pesawat tak berawak yang mampu membawa hulu ledak Read 85. Drone ini juga dijuluki sebagai drone bunuh diri.

[Gambas:Video CNN]

Pengamat dari Pusat Studi Kajian Strategis (CSIS), Anthony H Cordesman, berpendapat rudal balistik dan UAV bisa senjata efektivitas massal di tangan Iran, demikian dikutip ABC News Australia.

Strategi Iran meningkatkan kekuatannya juga tercermin dari kampanye solidaritas Syiah lintas batas dan ekonomi perlawanan.

Menang Dominasi atas Irak

Perang Iran-Irak yang berkecamuk pada 1980 hingga 1988 sempat membuat Iran luluh lantak.

Sejak saat itu, Iran mengembangkan hubungan politik, ekonomi dengan kelompok Syiah Irak. Motif lain dari relasi ini yakni menghilangkan ancaman Irak terhadap keamanan Teheran di masa depan.

Strategi itu tak sia-sia. Pada Pemilu 2010, partai dan kelompok politik Syiah yang didukung Iran muncul sebagai pemenang di Irak. Mereka sempat mengendalikan politik di Baghdad. Tujuan Teheran juga tercapai: mampu mengendalikan kelompok ekstremis Sunni yang mengancam Iran di masa depan.

Hubungan perang Suriah dan invasi AS di Irak dengan kebangkitan Iran, baca di halaman berikutnya...

Perang Suriah Kesempatan Emas bagi Iran

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER