Sedang Panas, China-Taiwan Ternyata Bisa 'Akur' Demi Seekor Panda

isa | CNN Indonesia
Jumat, 30 Sep 2022 18:06 WIB
Meski sedang tegang hingga hampir berperang, China-Taiwan masih bisa berjibaku menyelamatkan seekor panda yang sekarat karena cedera otak yang mengancam nyawa. Meski sedang tegang hingga hampir berperang, China-Taiwan masih bisa berjibaku menyelamatkan seekor panda yang sekarat karena cedera otak yang mengancam nyawa. (Foto: REUTERS/Carlos Garcia Rawlins/Ann Wang)
Jakarta, CNN Indonesia --

China dan Taiwan ternyata bisa tetap bekerja sama untuk menyelamatkan seekor panda yang tengah sekarat ketika provokasi militer terus membuat relasi Beijing-Taipei terus memanas. 

China dan Taiwan tampak akur saat berusaha menyelamatkan panda tua yang dipinjamkan Beijing kepada salah satu kebun binatang di Taipei.

'Diplomasi Panda' ini terjadi usai seekor panda yang bernama Tuan Tuan di Kebun Binatang Taipei mengalami cedera otak dan mengancam nyawa.

Hasil pemindaian MRI mengungkap bahaya yang mengintai panda itu. Panda itu juga menunjukkan perilaku tak normal hingga sempat kejang pada akhir Agustus lalu.

Pihak berwenang Kebun Binatang kemudian meminta bantuan dari dokter spesialis hewan di China untuk menangani panda besar itu.

Juru bicara Kebun Binatang Taipei, Zhu Fenglian, mengatakan pihaknya memberitahu Pusat Analisis Keamanan Panda Besar di Chengdu, provinsi Sichuan, soal kondisi Tuan Tuan.

Media pemerintah China, Every Day, melaporkan pihak berwenang China siap memberikan bantuan teknis ke kebun binatang dan membantu hewan itu.

"[kami] akan sangat menyambut baik bantuan tersebut," kata Fenglian.

Fenglian menyatakan masing-masing pihak bekerja sama dengan hati-hati untuk menjaga panda besar.

"Sebelumnya, ketika panda mulai [sakit], mereka juga mengirim spesialis untuk membantu kami," tambah juru bicara itu.

Namun, permintaan bantuan ini menuai kontroversi lantaran China-Taiwan tengah bersitegang imbas setelah kunjungan sejumlah pejabat Amerika Serikat ke Taipei pada Agustus lalu.

Kunjungan itu disebut sebagai bentuk dukungan kemerdekaan kepada Taiwan. China selama ini menganggap Taiwan masih sebagai wilayah kedaulatannya.

Namun, Taiwan gigih ingin memerdekakan diri.

Sementara itu, Tuan Tuan dan pasangannya, Yuan Yuan, merupakan hadiah dari China untuk Taiwan pada 2008. Pemberian ini disebut niat baik Beijing dan dikenal sebagai Diplomasi Panda.

China memang kerap "meminjamkan" panda-panda mereka ke sejumlah negara.

Sejak diberikan ke Taiwan, Tuan Tuan dan pasangannya Yuan Yuan telah melahirkan 2 anak. Satu pada 2013 dan satu lagi pada 2020.

Dikutip CNN, kini Tuan Tuan berusia 18 tahun. Rentang hidup umum Panda di alam liar adalah 14-20 tahun, tetapi mereka bisa hidup lebih lama di penangkaran, menurut World Huge Fund for Nature.

(isa/rds)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER