Kronologi Eks Polisi Thailand Tembak Massal Anak-anak di Penitipan

rds | CNN Indonesia
Kamis, 06 Okt 2022 16:04 WIB
Eks polisi Thailand melancarkan penembakan massal di tempat penitipan anak hingga menewaskan 23 anak dan sejumlah staf day care tersebut. Eks polisi Thailand melancarkan penembakan massal di tempat penitipan anak hingga menewaskan 23 anak dan sejumlah staf day care tersebut. (Foto: iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Thailand diguncang penembakan massal di tempat penitipan anak di timur laut Provinsi Nong Bua Lamphu pada Kamis (6/10).

Insiden itu sejauh ini menewaskan 34 orang termasuk 23 anak.

Pejabat distrik Jidapa Boonsom mengatakan penembakan bermula ketika seorang pria tak dikenal mendatangi tempat penitipan anak tersebut pada jam makan siang.

Sekitar 30 anak ada di tempat penitipan tersebut saat pria itu datang.

Jidapa mengatakan pelaku pertama kali menembak empat atau lima staf, termasuk seorang guru yang sedang hamil delapan bulan.

"Awalnya orang-orang mengira suara (tembakan) sebagai suara kembang api," kata Jidapa kepada Reuters.

Polisi mengidentifikasi pelaku bernama Panya Kamrab berusia 34 tahun. Ia merupakan eks anggota kepolisian yang dipecat tahun lalu karena kedapatan menggunakan obat-obatan terlarang.

Selain senjata, Panya juga membawa pisau saat melancarkan aksinya. Ia juga sempat kabur dari tempat kejadian menggunakan truk pikap putih tak lama setelah melancarkan aksinya hingga memicu pengejaran oleh polisi.

Namun, polisi tak lama menemukan Panya dalam keadaan tak bernyawa. Media lokal melaporkan Panya menembak dirinya sendiri dan juga istri serta anak-anaknya.

Video yang tersebar di media sosial menunjukkan lembaran kain menutupi jasad anak-anak yang tergeletak tak berdaya berlumur darah.

Reuters tidak dapat segera memverifikasi video tersebut.



(rds/rds)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER