Muhyiddin Beri Selamat Anwar Ibrahim Jadi PM Baru, Siap Jadi Oposisi

Tim | CNN Indonesia
Jumat, 25 Nov 2022 12:49 WIB
Muhyiddin Yassin mengakui kekalahannya dalam pemilu dan memberi selamat kepada Anwar Ibrahim yang sudah dilantik menjadi PM Malaysia. Ia siap menjadi oposisi. Muhyiddin Yassin mengakui kekalahannya dalam pemilu dan memberi selamat kepada Anwar Ibrahim yang sudah dilantik menjadi PM Malaysia. Ia siap menjadi oposisi. (AFP/Modh Rasfan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Muhyiddin Yassin mengakui kekalahannya dalam pemilu dan memberikan selamat kepada Anwar Ibrahim yang sudah dilantik menjadi perdana menteri Malaysia. Ia pun siap menjadi oposisi.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim yang telah dilantik oleh Raja sebagai perdana menteri Malaysia ke-10," kata Muhyiddin melalui pernyataan di Facebook, Jumat (25/11).

Ia kemudian mengisyaratkan bahwa koalisi pimpinannya, Perikatan Nasional (PN), siap menjadi oposisi di parlemen.

"Dengan pemerintahan dipimpin oleh Pakatan Harapan, PN akan berperan sebagai check and balance di parlemen dengan membawa suara rakyat sesuai dengan demokrasi parlementer Malaysia," tulisnya.

Muhyiddin mengakui kekalahannya setelah sempat berebut klaim memang dalam pemilihan umum pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan hasil pemilu, memang tak ada satu pun partai atau koalisi yang memegang suara mayoritas.

Menurut konstitusi Malaysia, untuk membentuk kabinet batu, partai atau koalisi harus mengantongi 112 dari total 222 kursi parlemen. Pemegang mayoritas inilah yang berhak memberikan nama calon PM ke raja.

Di pemilu pekan lalu, koalisi pimpinan Anwar, Pakatan Harapan (PH), memang meraih suara terbanyak dan mengamankan 82 kursi parlemen. Namun, jumlah itu tak cukup untuk menjadi mayoritas.

Sementara itu, aliansi Muhyiddin, Perikatan Nasional (PN), menjadi rival terberat PH dengan raihan 73 kursi.

Di tengah kebuntuan itu, Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah, turun tangan dan berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk sultan dari sembilan negara bagian.

[Gambas:Video CNN]

Setelah pertimbangan panjang, Raja Abdullah akhirnya menunjuk Anwar sebagai PM Malaysia pada Kamis (24/11).

Tak lama setelah itu, Anwar mengklaim bahwa ia juga sudah berkoalisi dengan salah satu koalisi besar lain, yaitu Barisan Nasional (BN). Dengan demikian, ia sudah memegang suara mayoritas di parlemen.

Usai pelantikan PM baru, Muhyiddin masih tetap mempertanyakan kekuatan Anwar. Namun akhirnya, Muhyiddin mengucapkan selamat kepada Anwar, yang mengindikasikan pengakuan kalahnya.

(has/asa)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER