PM India Bertemu Mahfud, Perdana usai Serah Terima Presidensi G20

CNN Indonesia
Kamis, 01 Des 2022 04:21 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD bertemu dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Selasa (29/11), untuk pertama kalinya sejak KTT G20 Bali. Menkopolhukam Mahfud MD bertemu dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Selasa (29/11), untuk pertama kalinya sejak KTT G20 Bali. (Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, bertemu dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Selasa (29/11), untuk pertama kalinya sejak KTT G20 Bali.

Dalam pertemuan di New Delhi itu, Mahfud dan Modi membahas kerja sama Indonesia dan India di berbagai bidang.

"Indonesia siap menjalin kerja sama dalam berbagai bidang dengan India. Kami menyambut ajakan bekerja sama yang disampaikan PM Modi di bidang pendidikan, penanganan bencana, pencegahan radikalisme, dan ekstremisme," kata Mahfud dalam keterangan resminya, Rabu (30/11).

Pertemuan itu berlangsung di tengah rangkaian kunjungan Mahfud ke India. Ini merupakan kali pertama Modi bertemu dengan Mahfud setelah rangkaian KTT G20 di Bali.

Dalam kesempatan itu, Modi menyatakan kekaguman atas kesuksesan pelaksanaan KTT G20 di bawah presidensi Indonesia.

Di akhir KTT itu, Indonesia menyerahkan presidensi ke India. Negara pimpinan Modi itu akan mulai memimpin G20 pada 2023.

Secara khusus, Modi kagum dengan program penghijauan hutan mangrove yang dikunjunginya saat G20 di Bali. Menurutnya, program itu memberinya inspirasi melakukan hal serupa di India.

Selain dengan Modi, Mahfud juga bertemu perwakilan WNI yang ada di New Delhi, India. Kepada WNI, Mahfud mengingatkan bahwa salah satu cara menjaga nama baik bangsa yakni dengan menjaga diri sendiri.

[Gambas:Video CNN]

Ia juga memaparkan dinamika demokrasi yang ada di Indonesia.

"Meskipun belum sempurna, demokrasi Indonesia mengalami proses ke arah demokrasi yang lebih baik," ucap Mahfud.

"Di sana-sini memang ada situasi tertentu dalam proses politik yang membuat kecewa. Namun, kekecewaan itu tidak boleh membuat kita meninggalkan Indonesia."

Mahfud lantas menyampaikan bahwa kesetiaan kepada negara perlu terus dijaga, dan semua WNI diharapkan bisa berkontribusi positif membangun Indonesia.

Selama di India, Mahfud juga bertemu Penasihat Keamanan Nasional India Ajit Doval dan Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar. Mahfud juga menjadi pembicara kunci dalam seminar antar-agama di New Delhi.

(blq/has)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER