Namun, angka tersebut belum termasuk kasus penembakan di Half Moon Bay, dan penembakan di Iowa.
CNN melaporkan jumlah kasus penembakan di AS sebelum muncul insiden penembakan di Iowa pada Senin (23/1).
Jika diakumulasikan dengan kasus tiga hari lalu, maka jumlah penembakan di AS mencapai 39 kasus.
Kasus penembakan terbaru terjadi di pusat pengembangan pemuda Starts Right Here, Des Moines, Iowa, pada Senin (23/1),
Saat menuju lokasi, polisi menemukan dua orang dalam kondisi kritis dan tiga yang lain mengalami luka-luka.
"Dua orang itu, keduanya pelajar, kini meninggal di rumah sakit. Orang ketiga, pegawai sekolah, dalam kondisi serius," kata juru bicara kepolisian Des Moines, Paul Parizek, seperti dikutip AFP.
Di hari yang sama, penembakan terjadi di beberapa lokasi di California.
Dua penembakan terjadi di perkebunan di Half Moon Bay di Mountain Mushroom Farm di San Mateo Road dan Concord Farms di sekitar Cabrillo Hwy S.
Imbas insiden itu, sebanyak tujuh orang meninggal.
Selain itu, penembakan juga terjadi jelang Hari Raya Imlek, Sabtu (21/1) malam waktu setempat. Ketika itu, seorang lanjut usia, Huu Can Tran, melancarkan aksinya di aula dansa Monterey Park, California.
Imbas insiden tersebut, 11 orang meninggal. Huu Can Tran melakukan tindakan itu usai diduga cemburu gara-gara tak diundang ke acara tersebut.
Namun, sejauh ini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan motif Huu menembak di ruang dansa itu.
Lanjut baca di halaman selanjutnya...
Menanggapi insiden penembakan itu, Presiden AS Joe Biden mendesak Kongres untuk meloloskan undang-undang yang melarang senjata serbu dan magasin berkapasitas tinggi.
Selain itu, ia juga mendesak aturan untuk menaikkan usia pembelian senjata dari 18 tahun menjadi 21 tahun.
"Mayoritas warga Amerika sepakat dengan aski ini. Tak ada tanggung jawab lebih besar dari pada melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk menjadi keamanan anak-anak kami, masyarakat kami, dan bangsa kami," ujar Biden pada Senin (23/1).
Dalam dua tahun terakhir masa pemerintahan Joe Biden, kasus penembakan di AS mencapai lebih dari 600 kasus.
Pada 2021 ada 690 kasus penembakan, dan pada 2022 dilaporkan ada 647 kasus penembakan.
Sementara itu, menurut laporan Everytown, dari 2015 hingga 2020 setidaknya ada 2.070 penembakan tak disengaja oleh anak-anak di bawah 18 tahun di AS.
Dalam laporan lain, JAMA Network Open, menyebut selama tiga dekade terakhir, total lebih dari 1 juta nyawa hilang akibat penembakan.
Para peneliti juga menyatakan rata-rata kematian akibat penembakan meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat pandemi Covid-19.
Menurut mereka, tingkat pembunuhan untuk setiap 100 ribu kulit hitam berusia 20 hingga 24 tahun mencapai 142 jiwa pada 2021.
Menurut laporan Small Arms Survey yang berbasis di Swiss, ada sekitar 393 juta kepemilikan senjata di AS. Artinya, ada 120 senjata untuk setiap 100 warga AS.
Jakarta, CNN Indonesia --
Selama 23 hari pertama di Januari 2023, tercatat lebih banyak kasus penembakan ketimbang jumlah hari di Amerika Serikat yakni tembus 39 insiden.
Menurut laporan Gun Violence Archive, penembakan massal di AS tercatat 37 kasus selama 23 hari pertama, demikian dikutip CNN.
Namun, angka tersebut belum termasuk kasus penembakan di Half Moon Bay, dan penembakan di Iowa.
CNN melaporkan jumlah kasus penembakan di AS sebelum muncul insiden penembakan di Iowa pada Senin (23/1).
Jika diakumulasikan dengan kasus tiga hari lalu, maka jumlah penembakan di AS mencapai 39 kasus.
Kasus penembakan terbaru terjadi di pusat pengembangan pemuda Starts Right Here, Des Moines, Iowa, pada Senin (23/1),
Saat menuju lokasi, polisi menemukan dua orang dalam kondisi kritis dan tiga yang lain mengalami luka-luka.
"Dua orang itu, keduanya pelajar, kini meninggal di rumah sakit. Orang ketiga, pegawai sekolah, dalam kondisi serius," kata juru bicara kepolisian Des Moines, Paul Parizek, seperti dikutip AFP.
Di hari yang sama, penembakan terjadi di beberapa lokasi di California.
Dua penembakan terjadi di perkebunan di Half Moon Bay di Mountain Mushroom Farm di San Mateo Road dan Concord Farms di sekitar Cabrillo Hwy S.
Imbas insiden itu, sebanyak tujuh orang meninggal.
Selain itu, penembakan juga terjadi jelang Hari Raya Imlek, Sabtu (21/1) malam waktu setempat. Ketika itu, seorang lanjut usia, Huu Can Tran, melancarkan aksinya di aula dansa Monterey Park, California.
Imbas insiden tersebut, 11 orang meninggal. Huu Can Tran melakukan tindakan itu usai diduga cemburu gara-gara tak diundang ke acara tersebut.
Namun, sejauh ini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan motif Huu menembak di ruang dansa itu.
Lanjut baca di halaman selanjutnya...
Desakan Biden
Polisi berjaga-jaga usai kasus penembakan di Half Moon Bay, California. (AP/Nhat V. Meyer)
Menanggapi insiden penembakan itu, Presiden AS Joe Biden mendesak Kongres untuk meloloskan undang-undang yang melarang senjata serbu dan magasin berkapasitas tinggi.
Selain itu, ia juga mendesak aturan untuk menaikkan usia pembelian senjata dari 18 tahun menjadi 21 tahun.
"Mayoritas warga Amerika sepakat dengan aski ini. Tak ada tanggung jawab lebih besar dari pada melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk menjadi keamanan anak-anak kami, masyarakat kami, dan bangsa kami," ujar Biden pada Senin (23/1).
Dalam dua tahun terakhir masa pemerintahan Joe Biden, kasus penembakan di AS mencapai lebih dari 600 kasus.
Pada 2021 ada 690 kasus penembakan, dan pada 2022 dilaporkan ada 647 kasus penembakan.
Sementara itu, menurut laporan Everytown, dari 2015 hingga 2020 setidaknya ada 2.070 penembakan tak disengaja oleh anak-anak di bawah 18 tahun di AS.
Dalam laporan lain, JAMA Network Open, menyebut selama tiga dekade terakhir, total lebih dari 1 juta nyawa hilang akibat penembakan.
Para peneliti juga menyatakan rata-rata kematian akibat penembakan meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat pandemi Covid-19.
Menurut mereka, tingkat pembunuhan untuk setiap 100 ribu kulit hitam berusia 20 hingga 24 tahun mencapai 142 jiwa pada 2021.
Menurut laporan Small Arms Survey yang berbasis di Swiss, ada sekitar 393 juta kepemilikan senjata di AS. Artinya, ada 120 senjata untuk setiap 100 warga AS.