Jakarta, CNN Indonesia -- Kota Bakhmut di wilayah timur Ukraina dikhawatirkan akan jatuh sepenuhnya ke tangan pasukan Rusia dalam waktu dekat.
Menurut pernyataan Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO), Bakhmut bisa jatuh karena Rusia terus mengerahkan ekstra pasukan ke medan perang.
Lalu jika Bakhmut jatuh ke tangan Rusia, kota mana yang akan menjadi target gempuran selanjutnya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan Newsweek, Pengamat dari Universitas Cambridge, Jon Roozenbeek mengatakan Rusia bisa melancarkan serangan artilerinya ke tempat penting, seperti Kramatorsk dan Slovyansk.
Hal senada juga diungkapkan pengamat militer Belgia, Joseph Henrotin. Menurutnya jika Rusia berhasil menaklukan Bakmut, maka akan mudah bagi mereka maju ke Kramatorsk.
[Gambas:Video CNN]
Sloviansk
Sloviansk adalah kota di Oblast Donetsk, Ukraina. Kota berpenduduk 100 ribu orang ini hampir tak dikenal di luar wilayah Donbas.
Namun pada 2014, Sloviansk ramai diberitakan setelah separatis lokal menguasai kota tersebut dengan bantuan badan-badan intelijen Rusia.
Lalu bagaimana posisi strategis Sloviansk bagi kepentingan agresi Rusia?
Diberitakan DW, para pengamat menilai letak geografis Sloviansk lah yang sangat penting.
Kota ini sebenarnya jauh dari kota-kota besar lainnya. Namun, Sloviansk dekat dengan jalan raya M03 yang sangat strategis.
Jalan raya ini menghubungkan ibu kota Kyiv dengan Kharkiv, dan berlanjut ke perbatasan Rusia dekat Rostov-on-Don.
Pertengahan 2022 lalu, Presiden Vladimir Putin juga memerintahkan pasukannya untuk mengendalikan Donbas dan wilayah lain di Ukraina timur.
Dengan begitu, Sloviansk yang jaraknya 300 mil dari Kyiv sangat mungkin menjadi target gempuran berikutnya bagi pasukan Rusia.
Kota apa lagi yang diincar pasukan Rusia? Baca di halaman berikutnya...
Kota Apa Lagi yang Diincar Pasukan Rusia?
Kota Sloviansk saat dihujani rudal pasukan Rusia. (Getty Images/Scott Olson)
Kramatorsk
Kota selanjutnya yang juga diperkirakan menjadi pusat gempuran pasukan Rusia adalah Kramatorsk.
Lokasi Kramatorsk tak jauh dari medan perang di Bakhmut. Sehingga sebagian besar warganya memilih untuk melarikan diri dan mengungsi, demi menyelamatkan nyawa.
Dari puluhan ribu warga, kini hanya tersisa segelintir orang yang berjaga dan memilih tidak pergi dai Kramatorsk.
Dilansir dari DW, Kramatorsk dianggap sebagai salah satu pusat industri terpenting di Ukraina timur.
Pabrik Bangunan Mesin Novokramatorsk atau NKMZ, adalah salah satu pabrik terbesar di kawasan ini. Pabrik ini juga memproduksi peralatan pertambangan.
Hingga 2014, Rusia adalah klien terbesar NKMZ. Namun ketika pasukan Rusia menginvansi pada Februari 2022, produksinya dihentikan.
Selain itu Kramatorsk juga sempat diduduki oleh separatis pada musim semi 2014, namun direbut kembali oleh Ukraina setelah sekitar tiga bulan.
Akibat ulah separatis tersebut, populasi Kramatorsk yang semula berjumlah sekitar 200 ribu orang, berkurang drastis menjadi 40 ribu orang, seperti dilansir dari Washington Post.
Layaknya 'kota hantu', jalan-jalan di kota ini sudah kosong, toko-toko ditutup, sementara sebagian besar bangunan juga telah dikosongkan.