Ibu kota Norwegia ini merupakan kota terpadat di negara itu. Terlepas dari kepadatan penduduknya, kualitas udara di Oslo justru menjadi yang terbaik di dunia lantaran punya tingkat polusi sangat rendah.
Berdasarkan IQAir, kualitas udara Oslo saat ini baik dengan indeks nilai US AQI menyentuh 20.
Sumber polusi terbesar Oslo selama ini berasal dari transportasi dan mesin pemanas terutama saat musim dingin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu alasan kualitas udara Oslo paling baik adalah kebijakan pengelolaan emisi dan ekonomi hijaunya yang berkelanjutan dan ketat.
Pada 2016, Norwegia bahkan memperketat peraturan pengendalian polusi dan mewajibkan pemerintah setiap daerah dan kota bertanggung jawab jika kualitas udara menurun di bawah standar yang sudah ditetapkan.
Menurut Program Lingkungan PBB (UN Environment Programme/UNEP), Oslo sejak 2017 terus membangun ruang hijau, jalur pejalan kaki, dan sepeda. Pemerintah bahkan menempatkan pesepeda dan pejalan kaki sebagai kaum prioritas dalam berlalu lintas.
Oslo bahkan menjadikan wilayah lebih dari 1,3 kilometer persegi sebagai area bebas kendaraan. Oslo juga berencana merevitalisasi 700 lahan parkir mobil untuk hal lain sambil terus memperbaiki fasilitas transportasi publik.
Saat ini, Oslo menjadi kota dengan tingkat penggunaan kendaraan listrik paling tinggi di dunia.
2. Trondheim, Norwegia
Dikutip Airly, kota ini menjadi salah satu yang terpadat di Norwegia, namun memiliki kualitas udara paling bersih bahkan di dunia.
Berdasarkan IQAir, kualitas udara Trondheim dalam kategori baik dengan indeks nilai US AQI 19.
Selain dikelilingi alam yang asri dengan ruang hijau yang luas, kota ini memang memiliki tingkat penggunaan kendaraan pribadi yang rendah dan mayoritas penduduk memakai transportasi umum dan berjalan kaki.
1. Reykjavik, Islandia
Terlepas dari statusnya sebagai ibu kota, kota terbesar, dan "melting pot" dari segala aktivitas di Islandia, Reykjavik justru menjadi kota dengan kualitas udara paling bersih di dunia.
Dikutip The Travel, selain menjadi kota dengan udara paling bersih, Reykjavik juga menjadi kota paling hijau di dunia dan menjadi tujuan wisata bagi para turis mancanegara yang rindu akan suasana asri jauh dari hiruk pikuk metropolitan.
Menurut IQAir, Reykjavik memiliki kualitas udara yang baik dengan index US AQI 5.
(rds/bac)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kualitas udarabelakangan menjadi perhatian publik setelah polusi di Ibu Kota Jakarta terasa semakin memburuk menyusul musim panas yang cukup ekstrem saat ini.
Pada Minggu (13/8) misalnya, kualitas udara di Ibu Kota Jakarta kembali menduduki posisi pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 170 atau masuk dalam kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2.5.
Salah satunya dikhawatirkan bisa meningkatkan pasien dengan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Di sisi lain, terdapat banyak kota-kota padat penduduk namun dengan kualitas udara yang tetap baik. Beberapa kota ini bahkan memiliki tingkat polusi paling rendah.
Berikut lima kota dengan kualitas udara paling bersih di dunia:
5. Wina, Austria
Wina merupakan salah satu kota paling padat di negara Uni Eropa. Kota itu pun menjadi rumah dari setengah penduduk Austria.
Terlepas dari statusnya sebagai kota terpadat, Wina justru menjadi salah satu kota dengan kualitas udara terbaik di dunia.
Berdasarkan indeks IQAir, kualitas udara di Wina saat ini baik dengan indeks US AQI 50. Semakin rendah indeks tersebut, berarti kualitas udara semakin baik dan bersih.
Dikutip Balkan Green Energy News, Wina merupakan satu dari 50 kota paling hijau yang paling banyak dikunjungi turis di dunia. Taman kota memang banyak dijumpai di seluruh penjuru Wina.
Selain karena ruang hijau yang luas dan merata, kota ini juga telah menggunakan sumber energi ramah lingkungan yang digunakan pada transportasi publik seperti kereta bawah tanah berbahan bakar listrik.
Wina juga mengandalkan pembangkit tenaga air untuk mengalirkan listrik ke seluruh kota.
Pada 2022, Zurich sempat menyandang status sebagai kota dengan udara paling bersih di dunia. Saat itu, status polusi udara dengan basis pengukuran PM2.5 di Zurich rata-rata menyentuh poin 0.51 µg / m3 yang berarti memiliki kadar polusi paling rendah di dunia.
Selain karena letaknya di dataran tinggi dekat Pegunungan Alpen, kota metropolitan ini memiliki kebijakan transportasi dan pembangunan yang ketat seperti standar emisi karbon yang ketat dan tinggi.
Dikutip Cities-Today, Pemerintah Zurich juga telah melarang kendaraan dan mesin dengan bahan bakar diesel atau solar beroperasi. Di sisi lain, pemerintah terus mengembangkan transportasi publik ramah lingkungan dan memperbanyak serta memperindah jalur sepeda dan pejalan kaki.
Berdasarkan indeks IQAir, Zurich saat ini memiliki kualitas udara yang bagus dengan US AQI 29.
Berlanjut ke halaman berikutnya >>>
5 Kota dengan Udara Paling Bersih di Dunia
Kota Zurich, Swiss. (sdh_zh/Wikimedia CC-BY-2.0)
3. Oslo, Norwegia
Ibu kota Norwegia ini merupakan kota terpadat di negara itu. Terlepas dari kepadatan penduduknya, kualitas udara di Oslo justru menjadi yang terbaik di dunia lantaran punya tingkat polusi sangat rendah.
Berdasarkan IQAir, kualitas udara Oslo saat ini baik dengan indeks nilai US AQI menyentuh 20.
Sumber polusi terbesar Oslo selama ini berasal dari transportasi dan mesin pemanas terutama saat musim dingin.
Salah satu alasan kualitas udara Oslo paling baik adalah kebijakan pengelolaan emisi dan ekonomi hijaunya yang berkelanjutan dan ketat.
Pada 2016, Norwegia bahkan memperketat peraturan pengendalian polusi dan mewajibkan pemerintah setiap daerah dan kota bertanggung jawab jika kualitas udara menurun di bawah standar yang sudah ditetapkan.
Menurut Program Lingkungan PBB (UN Environment Programme/UNEP), Oslo sejak 2017 terus membangun ruang hijau, jalur pejalan kaki, dan sepeda. Pemerintah bahkan menempatkan pesepeda dan pejalan kaki sebagai kaum prioritas dalam berlalu lintas.
Oslo bahkan menjadikan wilayah lebih dari 1,3 kilometer persegi sebagai area bebas kendaraan. Oslo juga berencana merevitalisasi 700 lahan parkir mobil untuk hal lain sambil terus memperbaiki fasilitas transportasi publik.
Saat ini, Oslo menjadi kota dengan tingkat penggunaan kendaraan listrik paling tinggi di dunia.
2. Trondheim, Norwegia
Dikutip Airly, kota ini menjadi salah satu yang terpadat di Norwegia, namun memiliki kualitas udara paling bersih bahkan di dunia.
Berdasarkan IQAir, kualitas udara Trondheim dalam kategori baik dengan indeks nilai US AQI 19.
Selain dikelilingi alam yang asri dengan ruang hijau yang luas, kota ini memang memiliki tingkat penggunaan kendaraan pribadi yang rendah dan mayoritas penduduk memakai transportasi umum dan berjalan kaki.
1. Reykjavik, Islandia
Terlepas dari statusnya sebagai ibu kota, kota terbesar, dan "melting pot" dari segala aktivitas di Islandia, Reykjavik justru menjadi kota dengan kualitas udara paling bersih di dunia.
Dikutip The Travel, selain menjadi kota dengan udara paling bersih, Reykjavik juga menjadi kota paling hijau di dunia dan menjadi tujuan wisata bagi para turis mancanegara yang rindu akan suasana asri jauh dari hiruk pikuk metropolitan.
Menurut IQAir, Reykjavik memiliki kualitas udara yang baik dengan index US AQI 5.