Deret Simbol dan Slogan Perlawanan Palestina terhadap Israel

CNN Indonesia
Minggu, 05 Nov 2023 06:42 WIB
Deret Simbol dan Slogan Perlawanan Palestina terhadap Israel
Keffiyeh simbol perlawanan orang Palestina. (AFP/JAAFAR ASHTIYEH)

Keffiyeh

Aksi unjuk rasa membela Palestina di berbagai belahan dunia diiringi dengan penggunaan scarf keffiyeh. Scarf keffiyeh menjadi simbol perjuangan Palestina untuk merdeka dengan kegigihan dan persatuan.

Keffiyeh menjadi identitas Palestina karena keterikatan sejarah akan perjuangan negaranya. Emborideri-nya menggambarkan jaring ikan, ombak laut, dan bahkan daun zaitun yang semuanya menggambarkan beragam aspek dari identitas Palestina.

"Beberapa orang beranggapan bahwa bentuk sulaman melambangkan jaring ikan, yang melambangkan kekompakan antar individu, sedangkan garis di sisi lain melambangkan daun zaitun - simbol keaslian Palestina. Bagi warga Palestina, pohon zaitun adalah persoalan hidup dan mati - ini adalah harta mereka - jadi penafsiran ini mungkin benar," ungkap Yahya Zakaria Al-Agha, Duta Besar Urusan Kebudayaan dan Pendidikan di Kedutaan Besar Palestina di Qatar, dikutip dari Gulf Times.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keyiffeh digunakan di seluruh negara Arab dengan kegunaan yang berbeda-beda. Dikutip dari The New Arab, fungsi utamanya untuk melindungi dari sinar matahari dengan nama, pola, dan warna yang berbeda-beda tergantung wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.

From The River to The Sea

Slogan "From the River to the Sea" terus digaungkan seiring dengan aksi protes gerakan solidaritas pro-Palestina, terutama di negara Eropa hingga Amerika Serikat.

Berbagai slogan bermunculan dalam spanduk demonstran dan yang paling menonjol adalah "From the River to the Sea". Dari Beirut hingga London, dari Tunis hingga Roma, gencatan senjata untuk menghentikan serangan Israel di Gaza terus diselingi dengan slogan "From the River to the Sea", dikutip dari Aljazeera.

Partai Buruh Inggris sampai menskors salah satu anggota parlemen, Andy Mcdonald karena menggunakan frasa "From the River to the Sea dalam pidatonya.

Asosiasi sepak bola di Inggris juga melarang pemainnya menggunakan slogan ini di akun media sosial mereka.

Frasa ini memiliki arti keinginan untuk terlepas dari berbagai bentuk penindasan yang dirasakan oleh warga Palestina. Namun, bagi Israel dan negara-negara Barat frasa ini memiliki maksud terselubung untuk melakukan kekerasan anti-Semit.

(cpa/bac)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dukungan kepada warga Palestina kini mulai merebak di berbagai belahan dunia atas meninggalnya ribuan warga sipil tidak bersalah, terutama anak-anak dan perempuan.

Tindakan Israel yang menggempur habis Gaza dengan alasan melumpuhkan Hamas mendapat kecaman keras. Keprihatinan dunia dengan terjadinya krisis kemanusiaan di Gaza ditunjukkan dengan menggunakan simbol dan slogan pada unggahan media sosial yang menggambarkan Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penggunaan simbol dan slogan di media sosial ditujukan untuk menghindari sensor online oleh pihak yang pro-Israel.

Dikutip dari The Washington Post, jutaan unggahan media sosial yang sebagian besar pro-Palestina dihapus secara misterius oleh Facebook dan Twitter yang memancing kemarahan banyak orang.

Berikut deret slogan dan simbol sebagai lambang perlawanan Palestina.

Semangka

Media sosial saat ini ramai dengan unggahan semangka oleh masyarakat pendukung Palestina.

Selama beberapa dekade, semangka digunakan gerakan masyarakat untuk melambangkan perlawanan kepada Israel. Penggunaan semangka pertama kali dicetuskan pada Tahun 1960-an saat Perang Enam Hari terjadi.

Pemerintah Israel melarang pengibaran bendera Palestina yang membuat gerakan masyarakat berinisiatif mencari pengganti bendera. Semangka dinilai cocok sebagai pengganti karena mengandung semua unsur warna dalam bendera Palestina.

Saat semangka dibelah, buahnya berwarna merah, kulit hijau-putih, dan biji hitam.

Pada hukum yang berlaku saat ini, tidak ada larangan dari Israel untuk mengibarkan bendera Palestina. Namun, para pemimpin Israel tetap menyatakan penolakan pengibaran bendera Palestina pada situasi konflik. Dikutip dari Bon Appetit, warga Palestina lebih memilih eufemisme dan simbolisme untuk menghindari label teroris.

Sendok

Sendok mulai digunakan sebagai lambang perlawanan Palestina sejak Tahun 2021.

Dilansir dari Al Jazeera, sendok diacungkan di samping bendera dan spanduk tradisional setelah enam tahanan membobol menggunakan perkakas tersebut.

Pada 6 September 2021, enam tahanan politik Palestina mencoba kabur dari penjara Gilboa yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Mereka menggali sebuah terowongan di kaki wastafel dan sebuah lubang di luarnya.

Percobaan kabur ini tidak berhasil dengan tertangkapnya kembali para tahanan.

Mahmoud Abdullah al-Ardah, salah satu tahanan yang mencoba kabur, mengatakan bahwa mereka menggunakan sendok, piring, dan gagang ketel untuk membuat terowongan.

Penggunaan sendok ini akhirnya menjadi sejarah yang dikenang oleh masyarakat Palestina. Pengunjuk rasa Palestina pernah menggunakan sendok dalam menghadapi pasukan Israel dalam demonstrasi di Desa Beita, Tepi Barat.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Keffiyeh hingga Slogan 'From the River to the Sea'

Keffiyeh simbol perlawanan orang Palestina. (AFP/JAAFAR ASHTIYEH)

Keffiyeh

Aksi unjuk rasa membela Palestina di berbagai belahan dunia diiringi dengan penggunaan scarf keffiyeh. Scarf keffiyeh menjadi simbol perjuangan Palestina untuk merdeka dengan kegigihan dan persatuan.

Keffiyeh menjadi identitas Palestina karena keterikatan sejarah akan perjuangan negaranya. Emborideri-nya menggambarkan jaring ikan, ombak laut, dan bahkan daun zaitun yang semuanya menggambarkan beragam aspek dari identitas Palestina.

"Beberapa orang beranggapan bahwa bentuk sulaman melambangkan jaring ikan, yang melambangkan kekompakan antar individu, sedangkan garis di sisi lain melambangkan daun zaitun - simbol keaslian Palestina. Bagi warga Palestina, pohon zaitun adalah persoalan hidup dan mati - ini adalah harta mereka - jadi penafsiran ini mungkin benar," ungkap Yahya Zakaria Al-Agha, Duta Besar Urusan Kebudayaan dan Pendidikan di Kedutaan Besar Palestina di Qatar, dikutip dari Gulf Times.

Keyiffeh digunakan di seluruh negara Arab dengan kegunaan yang berbeda-beda. Dikutip dari The New Arab, fungsi utamanya untuk melindungi dari sinar matahari dengan nama, pola, dan warna yang berbeda-beda tergantung wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.

From The River to The Sea

Slogan "From the River to the Sea" terus digaungkan seiring dengan aksi protes gerakan solidaritas pro-Palestina, terutama di negara Eropa hingga Amerika Serikat.

Berbagai slogan bermunculan dalam spanduk demonstran dan yang paling menonjol adalah "From the River to the Sea". Dari Beirut hingga London, dari Tunis hingga Roma, gencatan senjata untuk menghentikan serangan Israel di Gaza terus diselingi dengan slogan "From the River to the Sea", dikutip dari Aljazeera.

Partai Buruh Inggris sampai menskors salah satu anggota parlemen, Andy Mcdonald karena menggunakan frasa "From the River to the Sea dalam pidatonya.

Asosiasi sepak bola di Inggris juga melarang pemainnya menggunakan slogan ini di akun media sosial mereka.

Frasa ini memiliki arti keinginan untuk terlepas dari berbagai bentuk penindasan yang dirasakan oleh warga Palestina. Namun, bagi Israel dan negara-negara Barat frasa ini memiliki maksud terselubung untuk melakukan kekerasan anti-Semit.


HALAMAN:
1 2