Kejahatan Berat Israel terhadap Anak, Bunuh 17 Ribu & 1 Juta Kelaparan

CNN Indonesia
Rabu, 23 Jul 2025 12:55 WIB
Kejahatan Berat Israel terhadap Anak, Bunuh 17 Ribu & 1 Juta Kelaparan
Sebanyak satu juta anak-anak Gaza kelaparan akibat kejahatan Israel.. (REUTERS/Dawoud Abu Alkas)

Di tengah kondisi ini, Direktur Eksekutif UNICEF, Catherine Russell, menyampaikan fakta menyedihkan di hadapan para duta besar PBB: rata-rata 28 anak tewas setiap hari di Gaza, angka yang disebutnya setara dengan "satu ruang kelas penuh anak-anak yang hilang setiap hari".

"Anak-anak bukan aktor politik. Mereka tidak memulai konflik, dan mereka tidak punya kuasa untuk menghentikannya. Namun mereka sangat menderita, dan bertanya-tanya mengapa dunia telah gagal melindungi mereka," ujar Russell.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan jangan salah, kita memang telah gagal melindungi mereka."

Ia menambahkan bahwa dalam 21 bulan terakhir, lebih dari 17.000 anak telah tewas dan 33.000 lainnya terluka di seluruh Gaza.

Banyak dari mereka terkena serangan ketika mengantre bantuan kemanusiaan, menegaskan bahwa "tidak ada tempat aman bagi warga sipil di Gaza."

Salah satu insiden dari banyak instansi tragis terjadi di sebuah taman bermain di kamp pengungsi dekat Gaza City, yang dihancurkan oleh serangan udara Israel hanya tiga jam setelah anak-anak terekam sedang bermain di lokasi tersebut.

Saksi mata menyebut bahwa serangan itu menewaskan dan melukai sejumlah anak.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini seharusnya tidak hanya menjadi refleksi terhadap kondisi anak di dalam negeri, tapi juga seruan kemanusiaan terhadap pelanggaran hak anak yang terjadi di berbagai belahan dunia, khususnya di Gaza.

Perlindungan terhadap anak adalah kewajiban bersama umat manusia, yang kini tengah diuji oleh kejahatan kemanusiaan yang amat berat, khususnya di Palestina.

(zdm/bac)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Hari ini, Selasa (23/7), diperingati sebagai Hari Anak Nasional 2025.

Hari perayaan ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya melindungi dan memenuhi hak-hak anak, sebagaimana diamanatkan dalam berbagai konvensi nasional maupun internasional.

Namun di tengah peringatan ini, dunia dihadapkan pada kenyataan tragis. Banyak anak yang menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia secara sistematis oleh Israel, terutama di wilayah Gaza, Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak mulainya agresi pada Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan di Gaza, sekitar 17.000 anak kehilangan nyawa akibat agresi militer Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Situasi ini diperparah dengan blokade kemanusiaan yang menyebabkan krisis pangan dan gizi parah di wilayah tersebut.

Berdasarkan data dari rumah sakit di Gaza, sebanyak 80 anak termasuk di antara 101 warga Palestina yang meninggal akibat kelaparan atau malnutrisi sejak perang dimulai.

Kondisi ini mencerminkan kehancuran sistem kemanusiaan dan gizi yang menimpa jutaan warga, termasuk anak-anak yang paling mudah terpengaruh.

Ini ditandai dari krisis kelaparan di Gaza makin memburuk.

Dalam 24 jam terakhir, 15 orang termasuk 4 anak meninggal dunia akibat kelaparan dan malnutrisi, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.

Di antara korban terdapat seorang anak dari Khan Younis dan seorang bayi berusia 40 hari dari Gaza utara.

Laporan dari Al Jazeera menyebut bahwa dalam tiga hari terakhir, 21 anak meninggal akibat kelaparan.

Sebagian besar korban tercatat di rumah sakit al-Shifa (Gaza City), Al-Aqsa Martyrs Hospital (Deir el-Balah), dan Nasser Hospital (Khan Younis).

UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, menyebut lebih dari satu juta anak di Gaza kini mengalami kelaparan.

Direktur kemanusiaan Save the Children, Rachel Cummings, menggambarkan kondisi di Gaza sebagai "bencana terbesar".

Berbicara dari Deir el-Balah, Cummings menyatakan bahwa pasokan makanan sangat tidak mencukupi, pasar-pasar kosong, dan sanitasi air tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dua juta penduduk yang berada di kondisi kelaparan.

"Kami melihat anak-anak membawa mangkuk kosong, mencari makanan dan air," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan lonjakan jumlah anak yang datang ke klinik dan pusat gizi dalam kondisi malnutrisi.

Tak hanya anak-anak, ibu hamil yang menyusui juga mengalami kekurangan gizi yang parah. "Semua orang di Gaza kini kelaparan," tegasnya.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Sebanyak 28 Anak-anak Gaza Tewas Setiap Hari

Sebanyak satu juta anak-anak Gaza kelaparan akibat kejahatan Israel.. (REUTERS/Dawoud Abu Alkas)

Di tengah kondisi ini, Direktur Eksekutif UNICEF, Catherine Russell, menyampaikan fakta menyedihkan di hadapan para duta besar PBB: rata-rata 28 anak tewas setiap hari di Gaza, angka yang disebutnya setara dengan "satu ruang kelas penuh anak-anak yang hilang setiap hari".

"Anak-anak bukan aktor politik. Mereka tidak memulai konflik, dan mereka tidak punya kuasa untuk menghentikannya. Namun mereka sangat menderita, dan bertanya-tanya mengapa dunia telah gagal melindungi mereka," ujar Russell.

"Dan jangan salah, kita memang telah gagal melindungi mereka."

Ia menambahkan bahwa dalam 21 bulan terakhir, lebih dari 17.000 anak telah tewas dan 33.000 lainnya terluka di seluruh Gaza.

Banyak dari mereka terkena serangan ketika mengantre bantuan kemanusiaan, menegaskan bahwa "tidak ada tempat aman bagi warga sipil di Gaza."

Salah satu insiden dari banyak instansi tragis terjadi di sebuah taman bermain di kamp pengungsi dekat Gaza City, yang dihancurkan oleh serangan udara Israel hanya tiga jam setelah anak-anak terekam sedang bermain di lokasi tersebut.

Saksi mata menyebut bahwa serangan itu menewaskan dan melukai sejumlah anak.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini seharusnya tidak hanya menjadi refleksi terhadap kondisi anak di dalam negeri, tapi juga seruan kemanusiaan terhadap pelanggaran hak anak yang terjadi di berbagai belahan dunia, khususnya di Gaza.

Perlindungan terhadap anak adalah kewajiban bersama umat manusia, yang kini tengah diuji oleh kejahatan kemanusiaan yang amat berat, khususnya di Palestina.


HALAMAN:
1 2