DK PBB Gelar Pertemuan Situasi Venezuela usai Diserang AS

CNN Indonesia
Senin, 05 Jan 2026 18:35 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) bakal menggelar pertemuan pada Senin (5/1) ini untuk membahas situasi di Venezuela.

Pertemuan itu bakal dihelat pukul 10.00 pagi waktu AS atau pada pukul 22.00 malam WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amerika Serikat (AS) menyerang sejumlah wilayah Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari hingga menewaskan sedikitnya 80 orang.

Pasukan elite AS Delta Force turut menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores, dalam operasi tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan mengambil alih pemerintahan Venezuela sementara waktu dan memanfaatkan cadangan minyak negara itu selama Maduro disidang.

Usai ditangkap, Maduro dan istrinya langsung diterbangkan ke New York untuk menghadiri sidang tuduhan narkoterorisme. Ia dijadwalkan hadir di pengadilan federal pada pukul 12.00 siang waktu setempat.

Berbagai negara dunia telah mengecam tindakan AS terhadap Venezuela dan Maduro. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan situasi di Caracas saat ini merupakan preseden berbahaya, dan mendesak AS untuk mematuhi hukum internasional, termasuk Piagam PBB.

(blq/bac)