Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Kabur ke UEA

CNN Indonesia
Kamis, 08 Jan 2026 15:41 WIB
Arab Saudi mengeklaim pemimpin separatis Yaman Aidarous Al Zubidi kabur ke Uni Emirat Arab pada Kamis (8/1) setelah dituduh melakukan pengkhianatan.
Pemimpjn separatis Yaman Aidarous Al Zubidi diklaim Saudi kabur ke UEA. (AFP/SALEH AL-OBEIDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Arab Saudi mengeklaim pemimpin separatis Yaman Aidarous Al Zubidi kabur ke Uni Emirat Arab pada Kamis (8/1) setelah dituduh melakukan pengkhianatan.

Al Zubidi dituduh melakukan pengkhianatan tingkat tinggi dan dicopot dari Dewan Kepemimpinan Presidensial Yaman pada Rabu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, koalisi pimpinan Saudi melancarkan serangan ke provinsi asalnya setelah ia tidak menghadiri perundingan di Riyadh.

"Intelijen yang dapat dipercaya menunjukkan bahwa Aidaros Alzubidi dan pihak lain melarikan diri pada tengah malam," demikian pernyataan koalisi, seperti dikutip AFP.

Koalisi tersebut juga merinci rute pelarian menggunakan kapal dan pesawat dari Aden ke Abu Dhabi melalui Somaliland dan Somalia.

Mereka menambahkan bahwa Pemimpin Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung UEA itu berlayar dari Aden menuju Berbera di Somaliland, setelah tengah malam pada Rabu.

Ia kemudian terbang menggunakan pesawat Ilyushin buatan Rusia ke Mogadishu "di bawah pengawasan pejabat UEA," sebelum diterbangkan ke bandara militer di Abu Dhabi dan tiba pada Rabu malam.

Hingga kini belum ada tanggapan langsung dari Kementerian Luar Negeri UEA.

Serangan STC bulan lalu memicu gejolak baru di Yaman yang terpecah, negara termiskin di Jazirah Arab, serta menyingkap perpecahan mendalam antara sekutu Teluk, Arab Saudi dan UEA.

Kedua negara kaya minyak itu selama ini menjadi tulang punggung koalisi yang melawan pemberontak Houthi dukungan Iran di Yaman.

Kelompok tersebut merebut ibu kota Sanaa pada 2014 dan hingga kini menguasai sebagian besar wilayah negara itu.

Namun kini, Riyadh dan Abu Dhabi kini justru mendukung faksi-faksi berbeda dalam pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional, mencakup STC dan berbasis di wilayah selatan Aden.

Pada Desember, STC sempat memasuki provinsi Hadramawt dan Mahra yang berbatasan dengan Arab Saudi dan Oman.

Namun, kelompok tersebut akhirnya dipukul mundur oleh serangan udara jet Saudi dan serangan balasan pasukan darat pro-Saudi.

(rnp/bac)


[Gambas:Video CNN]