Reza Pahlavi Minta Pedemo Mulai Rebut Kota-kota di Iran
Putra Mahkota mendiang shah (raja) terakhir Iran, Reza Pahlavi, menyerukan warga Iran melanjutkan unjuk rasa besar-besaran dan merebut pusat kota-kota di negara itu pada Sabtu (10/1).
Melalui video yang diambil dari tempat pelariannya di Amerika Serikat, Pahlavi menegaskan demonstrasi yang telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir hingga meluas ke hampir 100 kota di Iran ini bukan lagi sekadar turun ke jalan atau protes biasa, melainkan sudah harus mempersiapkan diri untuk merebut dan menguasai kota-kota.
"Tujuan kita kini bukan lagi sekadar turun ke jalan. Tujuannya adalah mempersiapkan diri untuk merebut dan menguasai pusat-pusat kota," ujar Reza Pahlavi dalam sebuah pesan video di media sosial seperti dikutip AFP.
Pahlavi juga mengatakan dirinya tengah mempersiapkan diri untuk kembali ke Iran, serta berjanji akan berdiri bersama rakyat Iran atas apa yang ia gambarkan sebagai "kemenangan sebuah revolusi nasional".
Ia meyakini momen tersebut semakin dekat.
Pahlavi kembali muncul ke permukaan setelah disebut berhasil menggerakkan demonstrasi besar-besaran anti-pemerintah di negara Timur Tengah itu dalam beberapa waktu terakhir.
Demonstrasi yang dipicu oleh krisis ekonomi yang makin memburuk ini telah meluas ke hampir 100 kota dan berujung rusuh sampai menewaskan hampir 40 orang. Rezim Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bahkan telah memblokir internet demi meredam gejolak demonstrasi.
Dalam video itu Pahlavi memuji para demonstran yang sudah berani turun ke jalan di tengah respons pemerintah yang represif dan meminta pemrotes terus melanjutkan aksinya.
"Saya bangga kepada setiap dari kalian yang turun menguasai jalanan di seluruh Iran pada Kamis malam," kata Pahlavi dalam video tersebut seperti dikutip Iran International pada Sabtu (10/1).
"Bagi kalian yang masih bimbang, bergabunglah dengan sesama warga negara kalian."
(rds)