'Kesaktian' KPop Demon Hunters Bikin Relasi Korsel-Jepang Semakin Cair
Jepang juga menjadi tujuan utama tur dan pendapatan bagi grup KPop karena posisi negara tersebut sebagai yang terbesar kedua di dunia untuk streaming K-Pop.
Bagi Lee, permainan itu mewujudkan mimpi yang sudah tertanam sejak belia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mewujudkan impian seumur hidup saya. Bermain drum telah menjadi impian saya sejak kecil," ungkap dia dalam rilis resmi kepresidenan Korsel, dikutip CNN.
Dalam cuitan di X soal momen tersebut, Lee mengasosiasikan hubungan Korsel-Jepang serupa main drum. Mereka memainkan ritme yang sama, meski dengan tempo yang berbeda.
Sederhananya, dia berharap kedua negara bisa semakin dekat, saling menghormati perbedaan yang ada, dan sama-sama berusaha menyesuaikan diri.
"Meski tempo kami sedikit berbeda, kami sama-sama berusaha menyesuaikan ritme, bersama-sama kami akan menciptakan hubungan yang berorientasi masa depan dengan satu hati," ungkap dia.
Momen akrab Takaichi dan Lee berlangsung usai menggelar pertemuan puncak untuk mempererat kerja sama di Nara, Jepang.
Dalam pertemuan itu, mereka membahas berbagai isu seperti rantai pasokan, denuklirisasi Semenanjung Korea, dan kerja sama dengan Amerika Serikat.
"Kami sepakat tentang pentingnya kerja sama Korea-Jepang dan Korea-AS-Jepang demi perdamaian dan stabilitas regional, mengingat situasi internasional yang berubah dengan cepat," kata Lee dalam pernyataan bersama terkait KTT itu.
Di masa lalu, hubungan Korsel-Jepang mengalami pasang surut. Namun, dalam beberapa tahun terakhir hubungan mereka menghangat.
Di pemerintahan saat ini, Lee bersumpah bakal memelihara hubungan dengan negara tetangganya di situasi dunia yang tak menentu.
"Saya percaya kerja sama antara Korea dan Jepang sekarang lebih penting dari sebelumnya dan apa pun, karena kita harus terus bergerak maju menuju masa depan yang baru dan lebih baik di tengah tatanan internasional yang kompleks dan tidak stabil ini," ujar dia.
(isa/bac)[Gambas:Video CNN]

