Hide Ads

10 Kapal Perang AS Sudah Merapat di Timur Tengah, Siap Serang Iran

isa | CNN Indonesia
Kamis, 29 Jan 2026 14:40 WIB
Pejabat Amerika Serikat menyatakan sebanyak 10 kapal perang mereka sudah mangkal di Timur Tengah menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk menyerang Iran.
Kapal induk AS USS Abraham Lincoln merapat di Timur Tengah. (AFP/Timothy Smith)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pejabat Amerika Serikat menyatakan sebanyak 10 kapal perang mereka sudah mangkal di Timur Tengah menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk menyerang Iran.

Dia juga mengatakan kapal perang tersebut termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang punya tiga kapal persuak dan pesawat tempur F-35C, demikian dikutip New Arab, Rabu (28/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terdapat juga enam kapal perang AS lain yang beroperasi di wilayah itu yakni, tiga kapal perusak dan tiga kapal tempur pesisir.

Pernyataan pejabat itu muncul usai Trump mengatakan AS siap menyerang Iran jika negosiasi program nuklir mereka gagal.

Trump sangat berharap Iran bisa segera duduk di meja perundingan untuk membahas denuklirisasi. Negara Barat terutama AS, sangat terancam dengan program nuklir Iran yang dianggap berbahaya dan berpotensi ditujukan untuk membuat senjata.

Iran berulang kali menegaskan program nuklir mereka bukan untuk membuat senjata, melainkan demi tujuan damai.

"Semoga Iran segera 'Duduk di Meja Perundingan' dan menegosiasikan kesepakatan yang adil dan merata - TANPA SENJATA NUKLIR - kesepakatan yang menguntungkan semua pihak," ujar Trump.

"Waktu hampir habis, ini benar-benar sangat penting! Seperti yang pernah saya katakan kepada Iran sebelumnya, BUAT KESEPAKATAN!" imbuh dia.

Trump juga mewanti-wanti Iran jika mereka gagal mencapai kesepakatan serangan berikutnya akan jauh lebih buruk dari Operasi Midnight Hammer,

AS sempat menyerang sejumlah fasilitas nuklir Iran saat membantu sekutu dekatnya, Israel dalam Perang 12 Hari pada Juni tahun lalu.

Gempuran tersebut, menurut AS, menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa fasilitas nuklir. Namun, Iran membantah terjadi kerusakan di situs nuklir mereka.

"Serangan selanjutnya akan lebih buruk! Jangan terjadi lagi," ujar Trump.

(bac)


[Gambas:Video CNN]