Trump Rahasiakan Rencana dari Negara-negara Arab soal Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan merahasiakan rencana terhadap Iran dari negara-negara Arab yang tergabung dalam aliansi Negara-negara Teluk.
"Kami tidak bisa memberi tahu rencana kami (kepada negara-negara Arab). Rencananya saat ini adalah (Iran) tengah bicara dengan kami dan kami lihat apakah kami bisa melakukan sesuatu. Jika tidak, kami akan lihat yang akan terjadi," tutur Trump kepada wartawan Fox News, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Trump sebelumnya menyatakan bahwa Washington telah mengeragkan "armada besar" menuju kawasan Timur Tengah, dalam akun media sosial miliknya Truth Social.
Penambahan kekuatan tersebut, ia menambahkan, melebihi pasukan yang dikerahkan sebelum operasi militer AS di Venezuela yang menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores.
Trump mengatakan pembicaraan dengan Teheran terus berlanjut tetapi mengatakan hasilnya masih belum pasti.
"Terakhir kali mereka bernegosiasi, kami harus menghancurkan nuklir mereka, itu tidak berhasil," tutur Trump.
"Kemudian kami menghancurkannya dengan cara yang berbeda, dan kita akan lihat apa yang terjadi."
Trump merujuk pada serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu. Ia meyakini telah "menghancurkan" kemampuan nuklir Iran.