Tegang dengan AS, Iran Mau Ikut Latihan Perang dengan Rusia dan China

CNN Indonesia
Minggu, 01 Feb 2026 11:50 WIB
Kapal perang Iran. (REUTERS/Esa Alexander)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran berencana menggelar latihan angkatan laut gabungan dengan China dan Rusia di wilayah Samudra Hindia bagian utara pada pertengahan Februari nanti.

Latihan ini akan digelar di tengah meningkatnya ketegangan Iran dengan AS.

Mengutip Middle East Monitor, edisi kedelapan latihan gabungan tersebut, yang dikenal sebagai "Sabuk Keamanan Maritim," akan menyatukan unit angkatan laut dari ketiga negara.

Latihan tersebut akan melibatkan unit dari angkatan laut reguler Iran dan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), bersama dengan angkatan laut dari China dan Rusia. Latihan pertengahan Februari akan diadakan di Samudra Hindia bagian utara.

Latihan "Sabuk Keamanan Maritim" diluncurkan pada 2019 atas inisiatif angkatan laut Iran.Tujuh edisi sebelumnya dari latihan gabungan tersebut telah diadakan sejak saat itu.

Latihan militer ini kali dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington dalam beberapa pekan terakhir.

Ketegangan itu menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa armada besar sedang bergerak menuju Iran, bersamaan dengan seruannya agar Teheran datang ke meja perundingan.

Para pejabat Iran telah memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan memicu respons yang cepat dan komprehensif.

Di sisi lain, Iran menegaskan tetap terbuka untuk pembicaraan hanya dengan syarat yang mereka sebut sebagai adil, seimbang, dan tidak memaksa.

(yoa/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK