2 Tahun Ditutup Total, Perbatasan Rafah Akhirnya Dibuka Israel

CNN Indonesia
Minggu, 01 Feb 2026 19:06 WIB
Truk-truk bantuan untuk warga Gaza saat melewati Perbatasan Rafah. (REUTERS/AMR ABDALLAH DALSH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perbatasan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza dan Mesir akhirnya dibuka kembali dalam sebuah "operasi uji coba" setelah hampir dua tahun ditutup total.

Kabar pembukaan jalur vital ini dilaporkan oleh media Israel pada Minggu (1/2) pagi waktu setempat, seperti dilansir Anadolu.

Harian Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa pergerakan orang di Perbatasan Rafah secara resmi akan dimulai pada Senin (2/2) besok. Operasi ini menandai langkah krusial dalam mobilitas warga di wilayah konflik tersebut.

Pembukaan kembali terminal ini akan dilakukan dengan pengawasan ketat dan kuota yang terbatas yang bersifat harian. Sekitar 150 orang diperkirakan akan keluar dari Jalur Gaza setiap harinya, sementara 50 orang diperkirakan akan masuk kembali.

Warga Palestina yang meninggalkan Gaza selama perang hanya diperbolehkan masuk kembali ke wilayah kantong tersebut melalui terminal ini.

Pasukan militer Israel tidak akan ditempatkan langsung di terminal. Alih-alih, Israel akan memantau aktivitas operasional secara jarak jauh menggunakan peralatan pengawas canggih.

Mesir dilaporkan akan mengirimkan daftar harian berisi nama-nama orang yang akan melintasi perbatasan di kedua arah kepada pihak Israel dalam kurun waktu 24 jam sebelum keberangkatan.

Israel juga menyatakan akan mengizinkan sejumlah kecil milisi Palestina yang terluka untuk keluar melalui perbatasan jika mereka menghendaki. "Pada prinsipnya, semua orang yang pergi akan diizinkan untuk kembali," tulis laporan tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari otoritas Israel, Mesir, maupun Palestina terkait laporan ini.

Perlintasan Rafah merupakan jalur utama bantuan kemanusiaan yang direbut oleh militer Israel pada Mei 2024. Penutupan jalur ini telah memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza, di mana lebih dari 71.000 orang tewas sejak konflik pecah pada Oktober 2023.

Awalnya, pembukaan kembali terminal ini dijadwalkan pada Oktober 2025 sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan gencatan senjata. Namun, Israel sempat menolak hingga seluruh tawanan terakhir mereka di Gaza dibebaskan, yang baru terealisasi pekan ini.

Meski gencatan senjata telah diumumkan, situasi di Gaza tetap mencekam. Kantor media Gaza melaporkan bahwa serangan Israel masih terus berlanjut, menewaskan 524 orang dan melukai 1.360 lainnya sejak 10 Oktober lalu.

(wiw)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Israel Masih Serang Jalur Gaza

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK