3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Iran, Trump Bersumpah Beri Balasan

CNN Indonesia
Senin, 02 Mar 2026 05:30 WIB
Sebanyak tiga tentara Amerika Serikat tewas dalam serangan rudal-rudal dan drone-drone Iran di sejumlah wilayah di Timur Tengah.
Iran serang pangkalan militer AS di Manama, Bahrain, balas kematian Ayatollah Ali Khamenei. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak tiga tentara Amerika Serikat tewas dalam serangan rudal-rudal dan drone-drone Iran di sejumlah wilayah di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump bersumpah akan membalas kematian tiga tentaranya dengan serangan yang lebih keras terhadap Iran. Trump menyebutkan kemungkinan akan lebih banyak korban tewas dari tentara AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sayangnya, kemungkinan akan lebih banyak korban sebelum perang ini berakhir. Tetapi Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan paling telak kepada para teroris yang telah melancarkan perang terhadap peradaban, pada dasarnya," ujar Trump dikutip dari AFP.

Ia mengatakan serangan Washington ke Iran akan berlangsung selama empat pekan atau sebulan.

"Prosesnya selalu memakan waktu empat pekan. Kami memperkirakan akan memakan waktu empat pekan," ujar Trump kepada Daily Mail seperti dikutip dari AFP.

"Sekuat apapun negara ini, ini adalah negara yang besar, akan memakan waktu empat pekan atau kurang," ia menambahkan.

Trump juga menyerukan kepada rakyat Iran agar bangkit melawan pemerintahan negara tersebut.

"Amerika bersama kalian," kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Ia kemudian meminta para anggota Garda Revolusi Iran (IRGC) agar segera menyerahkan diri atau menghadapi "kematian".

(bac)


[Gambas:Video CNN]