Salah Tembak, 3 Jet Tempur AS Jatuh Ditembak Sistem Rudal Kuwait

CNN Indonesia
Senin, 02 Mar 2026 19:35 WIB
Tiga jet tempur Amerika Serikat jatuh "akibat dugaan insiden salah tembak" saat patroli di Kuwait di tengah kesiagaan menghadapi serangan balasan Iran.
Tiga jet tempur Amerika Serikat jatuh "akibat dugaan insiden salah tembak" saat patroli di Kuwait di tengah kesiagaan menghadapi serangan balasan Iran. (Foto: AFP/JALAA MAREY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga jet tempur Amerika Serikat jatuh "akibat dugaan insiden salah tembak" atau (friendly fire) saat patroli di Kuwait di tengah kesiagaan militer AS menghadapi serangan balasan Iran.

Pusat Komando Militer AS (CENTCOM) melaporkan sistem pertahanan udara Kuwait secara tidak sengaja menembak jatuh jet tempur F-15 Strike Eagle pada Senin (1/3) malam waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam situasi pertempuran aktif yang mencakup serangan dari pesawat, rudal balistik,dan drone Iran, jet tempur Angkatan Udara AS secara keliru ditembak oleh sistem pertahanan udara Kuwait," demikian bunyi pernyataan CENTCOM.

"Seluruh enam awak berhasil melontarkan diri dengan selamat, telah dievakuasi dengan aman, dan berada dalam kondisi stabil. Kuwait telah mengakui insiden ini, dan kami berterima kasih atas upaya pasukan pertahanan Kuwait serta dukungan mereka dalam operasi yang sedang berlangsung ini," ucap CENTCOM menambahkan.

Dikutip Al Jazeera, menurut CENTCOM, penyebab insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

Militer AS menuturkan jet-jet tersebut kecelakaan saat tengah terbang untuk mendukung operasi militer terhadap Iran yang diberi nama sandi Operation Epic Fury.

Video yang diverifikasi lokasi kejadiannya oleh CNN tampak menunjukkan seorang pilot jet tempur berada di darat di Kuwait setelah melontarkan diri (eject) dari pesawatnya.

[Gambas:Video CNN]

CNN juga telah memverifikasi video yang menunjukkan sebuah jet tempur dalam posisi berputar tak terkendali (tailspin) dan seorang pilot terjun payung di udara di atas wilayah Al Jahra, Kuwait.

Dalam salah satu video, seorang pria mengenakan pakaian terbang lengkap dan helm terlihat berlutut di tanah di samping parasut berwarna oranye-putih serta tali parasut, di area gurun dekat pagar pembatas.

CNN melacak lokasi video tersebut sekitar 30 kilometer (18,5 mil) dari Pangkalan Udara Ali Al Salem, yang menjadi markas pasukan Amerika Serikat.

Dalam video lain, pilot terlihat berdiri sementara sejumlah warga menyaksikan dari dekat, dengan asap hitam tebal membumbung di kejauhan.

Penyebab jatuhnya pesawat tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti.

"Pesawat Amerika itu ditembak jatuh oleh rudal mereka sendiri. Kami datang ke sini mengira itu jet Iran. Ternyata pesawat Amerika. Ayo, masuk ke mobil. Kita pergi," terdengar seorang warga mengatakan dalam salah satu video.

Belum jelas pula dari jenis pesawat apa pilot tersebut melontarkan diri. 

(rds)


[Gambas:Video CNN]