Komandan Iran Ancam AS: Kami Siap Perang Panjang, Tak Peduli Harganya

CNN Indonesia
Selasa, 03 Mar 2026 08:20 WIB
Iran keluarkan ancaman untuk AS, tegaskan siap jalani perang panjang lawan Amerika Serikat dan Israel.
Komandan Keamanan Iran Ali Larijani. Foto: AFP/-
Jakarta, CNN Indonesia --

Komandan Keamanan Iran, Ali Larijani, mengeluarkan ancaman untuk Amerika Serikat dengan menyatakan Iran siap menjalani perang yang panjang melawan AS dan Israel.

Larijani mengatakan militer Iran sudah terlatih untuk menjalani perang yang panjang. Selain itu, pemerintah Iran juga tidak peduli dengan uang yang harus dikeluarkan untuk perang melawan Israel dan AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iran, tidak seperti Amerika Serikat, sudah siap menjalani perang yang panjang. Iran akan membela diri tanpa mempedulikan biaya apa pun," tulis Larijani melalui akun X, Senin (2/4), dikutip dari Al Arabiya.

Angkatan udara dan angkatan laut AS, bersama dengan pasukan Israel, membombardir Iran secara besar-besaran dan Presiden Donald Trump mengatakan tujuannya adalah untuk menghancurkan kemampuan militer negara tersebut.

Sebagai tanggapan, Iran telah menembakkan rudal ke target di Israel dan ke fasilitas militer AS di sekitar wilayah Timur Tengah.

Trump sebelumnya mengatakan serangan Israel-AS ke Iran, yang berlangsung sejak Sabtu (28/2), telah menewaskan sekitar 48 pimpinan negara tersebut, termasuk pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Trump juga mengklaim perang melawan Iran tidak akan berlangsung lama. Trump memprediksi Israel dan AS bisa menaklukkan Iran hanya dalam 4-5 minggu.

"Prosesnya selalu empat minggu. Sekuat apa pun negara itu, ini [AS] negara besar, akan memakan waktu empat minggu - atau kurang," ujar Trump kepada Daily Mail dikutip dari Anadolu.

"Ya, kami berencana [perang] empat hingga lima minggu. Tidak akan sulit. Kami memiliki amunisi dalam jumlah besar. Anda tahu, kami memiliki amunisi yang disimpan di seluruh dunia di berbagai negara," kata Trump menambahkan.

(har/dna)


[Gambas:Video CNN]