Proyek Gila Dubai UEA Bikin AC Raksasa di Jalur Pejalan Kaki

CNN Indonesia
Jumat, 29 Mei 2026 14:50 WIB
Kota Dubai, Uni Emirate Arab, terkenal dengan inovasinya dalam arsitektur dan perencanaan kota.
Iliustrasi. Kota Dubai, Uni Emirate Arab, terkenal dengan inovasinya dalam arsitektur dan perencanaan kota. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), terkenal dengan inovasinya dalam arsitektur dan perencanaan kota.

Dubai juga memimpin dalam pendinginan distrik - sebuah sistem canggih yang mendinginkan seluruh blok kota, menghilangkan kebutuhan akan unit pendingin individual (Air Conditioner/AC) di setiap bangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maklum di musim panas negara ini akan mencapai suhu 50 derajat celsius, yang terasa memanggang.

Hingga tahun 2026, melalui proyek ambisius seperti Dubai Walk dan Future Loop, kota ini membangun jalur pejalan kaki layang dengan fasilitas AC yang terintegrasi, memungkinkan warga berjalan kaki dengan nyaman bahkan selama puncak musim panas.

Fitur utama dari integrasi AC luar ruangan di Dubai meliputi:Jalur Pejalan Kaki Ber-AC (Dubai Walk): Proyek ini menampilkan bagian jalan setapak layang yang tertutup dan sepenuhnya ber-AC, dengan fase percontohan yang ditargetkan selesai pada 2027, seperti dikutip laman Tomorrow.

Sistem pendingin ini juga memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memantau aliran air ke dan dari fasilitas pendingin . Melalui teknologi penyimpanan energi termal, sistem ini membantu mengurangi beban jaringan selama jam-jam puncak.

Proyek ini juga mencakup pengembangan 110 jembatan penyeberangan dan terowongan bawah tanah untuk meningkatkan konektivitas, semuanya sebagai bagian dari upaya yang lebih besar untuk meningkatkan mobilitas pejalan kaki dari 13% menjadi 25% pada tahun 2040.

Akan ada jalan setapak yang indah, jalur tepi laut, jalur pedesaan dan pegunungan, serta jalan setapak di kota. Jalan-jalan ini akan menghubungkan landmark utama seperti Burj Khalifa dan Museum Masa Depan , dengan jalan setapak layang yang menarik perhatian di dekat museum tersebut yang dinamakan Future Loop, maka pendingin udara membuat orang tetap dapat berjalan kaki sepanjang tahun.

Banner Microsite Haji 2026

"Ini adalah proyek besar dan diperkirakan akan memakan waktu lebih dari satu dekade untuk direalisasikan. Fase percontohan berlangsung dari tahun 2025-2027, dengan penyelesaian penuh dijadwalkan pada tahun 2040," demikian penjelasan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai, ketika proyek diluncurkan 2024 lalu.

(imf/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]