Private Jet Jatuh di Jalan Raya Texas AS, Seorang CEO Startup Tewas

CNN Indonesia
Kamis, 18 Jun 2026 08:20 WIB
Jet pribadi jatuh di jalan raya yang ramai di Texas, AS, hingga menewaskan satu orang yang diketahui miliarder sekaligus CEO startup teknologi, Joshua Baer. Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah jet pribadi jatuh di jalan raya yang ramai di Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (16/6), menewaskan satu orang yang diketahui miliarder sekaligus CEO startup teknologi, Joshua Baer.

Insiden ini sampai memicu operasi penyelamatan dramatis ketika warga sekitar serta petugas darurat berupaya mengevakuasi korban dari bangkai pesawat yang terbakar.

Pesawat tersebut jatuh di dekat kota Laredo, Texas, menghantam jalan raya sebelum meledak dan terbakar di hadapan para pengendara yang terkejut.

Sejumlah saksi menggambarkan suasana kacau ketika para pengemudi menghentikan kendaraan mereka, meninggalkannya di pinggir jalan, lalu berlari menuju lokasi kebakaran untuk membantu menyelamatkan orang-orang yang terjebak di dalam pesawat.

Pihak berwenang mengonfirmasi satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut yang kemudian identitas korban diketahui sebagai Baer. Beberapa penumpang lainnya selamat meski mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Hingga kini, kondisi para korban yang selamat belum diumumkan secara resmi.

Keluarga dan rekan bisnis korban mengonfirmasi identitas tersebut setelah pihak berwenang memberi tahu keluarga terdekat. Perusahaan yang dipimpin Baer hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Dikutip AeroXplorer, Rekan-rekan korban menggambarkannya sebagai sosok yang sering bepergian menggunakan jet pribadi untuk menghadiri berbagai pertemuan bisnis.

Penyelidik belum memastikan apakah korban saat itu bertindak sebagai pilot atau hanya sebagai penumpang.

Kronologi

Berdasarkan informasi awal dari otoritas setempat, jet tersebut jatuh di jalan raya dekat Laredo tidak lama setelah lepas landas.

Pesawat menghantam permukaan jalan dan langsung terbakar saat benturan terjadi, memicu kepulan asap hitam pekat ke udara.

Sejumlah pengemudi yang menyaksikan kejadian mengatakan pesawat tampak mengalami masalah sesaat sebelum jatuh. Beberapa saksi mengaku mendengar suara mesin tersendat-sendat sebelum pesawat kehilangan ketinggian dan meluncur cepat menuju jalan raya.

Benturan itu merusak sebagian ruas jalan dan memaksa otoritas menutup lalu lintas di kedua arah selama beberapa jam sementara petugas memadamkan api dan mengamankan lokasi kejadian.

Deretan kendaraan darurat memenuhi area tersebut ketika tim investigasi mulai melakukan pemeriksaan awal terhadap puing-puing pesawat.

Sebelum petugas penyelamat tiba, para pengendara yang kebetulan berada di lokasi menjadi pihak pertama yang melakukan upaya penyelamatan.

Saksi mata mengatakan sejumlah orang berlari menuju pesawat yang terbakar meski berisiko terjadi ledakan, demi mengevakuasi para penumpang yang masih terjebak di dalam badan pesawat.

Seorang pengemudi yang ikut membantu mengatakan panas dari kobaran api sangat menyengat, namun para warga tidak ingin menunggu.

Mereka berusaha membuka bagian pesawat yang rusak dan mengangkat korban yang terluka ke lokasi yang lebih aman di tepi jalan.

Petugas pemadam kebakaran dan tim medis tiba beberapa menit kemudian dan mengambil alih operasi penyelamatan.

Petugas pemadam menggunakan busa dan air untuk menjinakkan api, sementara paramedis memberikan perawatan awal kepada para korban sebelum membawa mereka ke rumah sakit terdekat.

Pejabat setempat memuji tindakan cepat warga yang membantu proses evakuasi.

Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) kini menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Tim penyelidik NTSB dijadwalkan tiba di lokasi untuk memeriksa puing-puing pesawat serta meninjau data penerbangan.

Informasi awal menunjukkan pesawat baru saja lepas landas ketika pilot melaporkan adanya masalah.

Rekaman komunikasi antara pilot dan pengendali lalu lintas udara yang akan diperiksa dalam beberapa hari ke depan diyakini dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai detik-detik terakhir penerbangan tersebut.

Penyelidik juga akan meneliti catatan perawatan pesawat, sertifikasi pilot, serta kondisi cuaca saat kecelakaan terjadi.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK