Momen Unik KTT G7: PM Italia Setop Merokok-Trump Dapat Jersey Jerman

CNN Indonesia
Kamis, 18 Jun 2026 08:55 WIB
Konferensi tingkat tinggi (KTT) G7 selesai digelar di Evians Les Bains, Prancis pada 15-17 Juni dan menyisakan momen unik selama acara berlangsung. (Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

KTT G7 selesai digelar di Evians Les Bains, Prancis pada 15-17 Juni. Meski sudah rampung, pertemuan ini menyisakan momen unik selama acara berlangsung.

Kepala negara anggota G7 seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang, turut hadir dalam KTT. Mereka membahas berbagai isu regional dan global terutama perang Rusia-Ukraina.

Namun, di sela pertemuan tersebut ada momen unik yang menyertainya.

Terkejut PM Italia berhenti merokok

Perdana Menteri Italia Giorgio Melani terkenal sebagai perokok aktif. Dalam beberapa pertemuan di waktu istirahat, dia kedapatan merokok.

Namun di KTT G7 ini, Meloni mengaku sudah berhenti merokok. Pernyataan ini terungkap saat dia sedang ngobrol santai bersama kepala negara lain.

"Saya harus mengambil kopi," kata Meloni di tengah kerumunan kepala negara G7.

Ketua Uni Eropa Ursula von der Leyen ikut hadir dalam pertemuan dan tertangkap kamera bersama mereka.

"Pagi ini, untuk bangun?" samber Von der Leyen.

"Dan rokok?" tanya Kanselir Jerman Friedrich Merz.

"Tidak. Saya sudah berhenti," jawab Meloni.

Mereka lalu bertanya kapan Meloni mulai berhenti.

"Satu bulan lalu," jawab PM Italia itu.

Pada Mei lalu, Meloni mengumumkan berhenti merokok karena alasan kesehatan.

Euforia piala dunia

Dalam pertemuan puncak yang berfokus soal geopolitik, sepak bola tetap menjadi bahan diskusi.

Para pemimpin menyelipkan percakapan informal di sela makan siang.

"Allez les bleus!" teriak seseorang, menyemangati tim nasional Prancis, dikutip India Today.

Pemimpin lain memuji kemenangan Paris Saint-Germain baru-baru ini di Liga Champions.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga menyatakan kekagumannya atas hasil imbang 0-0 Cape Verde melawan juara dunia bertahan Spanyol.

Trump diberi jersey Jerman

Kanselir Jerman Friedrich Merz memberi jersey Jerman untuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai hadiah ulang tahun ke-80.

Dia memberi jersey yang menampilkan nama Trump dan nomor 47, yang merupakan referensi untuk masa jabatan presiden AS ke-47.

Trump tersenyum, mengangkat kemeja itu ke arah fotografer, dan berpose sebentar.

Kemudian, Merz membagikan foto momen tersebut di media sosial.

"Selamat ulang tahun yang ke-80. Lagipula, kita berada di tim yang sama," tulis Merz di akun Instagram.

Macron lupa pakai jam tangan

Momen lain yang tak kalah unik adalah saat sang tuan rumah Presiden Prancis Emmanuel Macron lupa memakai jam.

Saat para pemimpin bersiap untuk makan siang, Perdana Menteri Kanada Mark Carney memperhatikan bahwa Macron tampaknya lupa membawa jam tangan.

"Dia meninggalkan jam tangannya di sini. Kami punya jam tangannya," canda Carney.

(isa/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK