Gelombang Panas 'Neraka' Terjang Prancis, Suhu Tembus 40 Derajat

CNN Indonesia
Jumat, 19 Jun 2026 12:25 WIB
People protect themselves from the sun in front of the Royal Palace during a heatwave in Madrid, on July 2, 2025. The heatwave across Europe this week broke high temperature records, caused the closure of schools and increased the risk of fire. Spain
Prancis bersiap menghadapi gelombang panas dengan suhu hingga 40 derajat Celsius. Ilustrasi. (Foto: AFP/THOMAS COEX)
Jakarta, CNN Indonesia --

Prancis bersiap menghadapi gelombang panas dengan suhu hingga 40 derajat Celsius.

Stasiun televisi BFM TV pada Rabu (166) melaporkan gelombang panas diperkirakan bakal melanda sebagian besar Prancis dengan suhu berkisar 30 derajat jingga 36 derajat Celsius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bagian utara Prancis, suhu diperkirakan mencapai sekitar 31 derajat Celsius, demikian dikutip Anadolu Agency.

Di sejumlah daerah terutama di wilayah terpencil, suhu bisa tercatat hingga 37 derajat Celsius.

BMF juga melaporkan sekitar 40 departemen berada di bawah peringatan kuning, sepertiHautes-Pyrenees hingga wilayah Paris, dan dari Charente-Maritime hingga Savoie.

Badan perkiraraan cuaca Prancis melaporkan gelombang panas diperkirakan akan berlanjut sepanjang minggu ini. Suhu berpotensi mencapai puncak dengan 40 derajat C pada Minggu.

Gelombang panas itu tentu berdampak buruk untuk kesehatan warga Prancis.

Studi dari lembaga non pemerintah Oxfam mencatat panas diperkirakan bertanggung jawab atas sekitar 5.400 kematian per tahun di Eropa.

Oxfam lalu mewanti-wanti "darurat kesehatan masyarakat" yang nyata yang masih belum cukup diperhatikan pihak berwenang, demikian dikutip Euronews.

Studi mereka juga menunjukkan dampak panas jauh melampaui dehidrasi di orang lanjut usia, dan risiko kematian akibat serangan jantung meningkat tujuh persen.

Selain itu, Oxfam mencatat saat gelombang panas berlangsung lebih dari seminggu, risiko gagal ginjal akut meningkat hingga 70 persen.

(isa/rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]