Pezeshkian: Tanpa Rudal Balistik, Iran Bisa Bernasib Sama Seperti Gaza
Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan tanpa rudal-rudalnya Iran akan bernasib sama "seperti Gaza".
Pezeshkian juga menegaskan bahwa program rudal balistik Iran tidak dapat dinegosiasikan.
"Jika rudal yang kita miliki untuk pertahanan kita tidak ada, Israel dan Amerika Serikat akan menghancurkan Iran seperti Gaza, tanpa ampun kepada tua maupun muda," kata Pezeshkian, dalam kunjungan resminya ke Pakistan yang menjadi negosiator Iran dan Amerika Serikat.
"Kami tidak akan pernah bernegosiasi dengan siapa pun, dalam keadaan apa pun, tentang kemampuan pertahanan kami," imbuhnya, dikutip AFP.
Dalam kesempatan yang sama, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan perjanjian pendahuluan yang ditandatangani AS dan Iran, bersama dengan pihak-pihak mediator, juga tidak menyebutkan rudal balistik.
"Tidak boleh ada standar ganda, bahwa beberapa negara dapat memiliki rudal balistik dan Iran tidak boleh memilikinya. Anda tidak dapat menerima kemunafikan ini," kata PM Sharif.
Iran menembakkan ratusan rudal balistik dan ribuan drone ke negara-negara Teluk dan Israel, untuk membalas serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran sejak akhir Februari lalu.
Rudal Iran mulanya dikembangkan untuk mengimbangi pertahanan udara yang lemah selama perang dengan Irak pad tahun 1980-an. Hingga kini, jangkauan dan akurasi rudal Iran pun terus meningkat.
Israel, yang terletak 1.500 kilometer dari Iran, memandang program pengembangan rudal balistik Iran sebagai ancaman eksistensial.
Selain itu sebelum perang AS juga telah berupaya memasukkan program rudal balistik, serta dukungan Iran terhadap proksi-proksi bersenjata, ke dalam negosiasi soal aktivitas nuklir Iran.
(dna)