KILAS INTERNASIONAL

Ribut Biaya 'Tol' Selat Hormuz sampai Israel Takut Ancaman Turki

CNN Indonesia
Kamis, 25 Jun 2026 06:50 WIB
Ilustrasi selat Hormuz. Foto: REUTERS/Dado Ruvic
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat menegaskan tak ada negara mana pun, termasuk Iran, yang boleh memungut biaya tol untuk perlintasan kapal di Selat Hormuz.

Pernyataan ini muncul usai Iran bersama dengan Oman, disebut tengah membahas biaya layanan dan navigasi di perairan strategis tersebut.

Sementara itu media Israel menyebut Turki adalah negara yang paling mengancam bagi Israel, dibandingkan Iran.

Berikut rangkumannya dalam Kilas Internasional hari ini, Kamis (25/6).

AS Bantah Klaim Iran soal Tarif Kapal Lewat Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan tak ada negara, termasuk Iran, yang akan diizinkan untuk memungut biaya tol untuk pelayaran di Selat Hormuz.

Rubio mengatakan AS akan menjamin kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz dan menegaskan tak akan ada negara yang diizinkan untuk memungut biaya di sana

"Ini adalah jalur air internasional. Tidak ada negara yang diizinkan untuk memungut tol atau biaya di jalur air internasional," kata Rubio saat berkunjung ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Dia lalu berujar, "Itu adalah hukum internasional yang berlaku. Begitulah keadaannya di jalur air internasional di seluruh dunia, dan begitulah yang kami harapkan akan terjadi di sini."

Prancis Panas Membara Suhu 40 Derajat Celsius, 40 Orang Meninggal

Prancis mengalami malam terpanas sepanjang sejarah usai suhu di negara itu tembus rekor paling panas pada Senin (22/6) dan Selasa (23/6).

France24 melaporkan jutaan orang bangun di pagi hari Selasa dengan banjir keringat gegara sebagian besar wilayah terpapar suhu panas ekstrem semalaman.

"Sinar matahari terus mendominasi di seluruh Prancis, mempertahankan panas yang menyengat dan melelahkan di seluruh negeri," demikian pernyataan badan prakiraan cuaca nasional, Meteo France.

Menurut badan tersebut, suhu bakal tetap tinggi setidaknya hingga akhir pekan ini. Suhu pada siang hari di banyak kota diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius lebih.

Israel Lebih Khawatir Ancaman Turki Ketimbang Iran

Surat kabar Israel mengecap Turki sebagai negara yang paling mengancam Israel ketimbang Iran.

Analisis Maariv menyimpulkan bahwa Turki saat ini menghadirkan tantangan yang lebih besar dan lebih serius bagi Israel daripada Iran.

Maariv menyoroti kemampuan militer Ankara yang terus berkembang dan industri pertahanannya yang semakin maju. Saat ini, Turki menjadi negara dengan kekuatan militer terbesar kedua di NATO dan telah mencapai sekitar 80 persen swasembada sektor pertahanan.

Turki disebut sudah membangun basis industri pertahanan canggih yang mampu memproduksi sebagian besar kebutuhan militernya, sekaligus mengembangkan sistem pertahanan udara berlapis yang sebagian besar menggunakan teknologi domestik.

(dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK