Ngamuk Diserang Lagi, Iran Balas Bom Pangkalan AS di Bahrain-Kuwait

CNN Indonesia
Kamis, 09 Jul 2026 12:11 WIB
Iran telah melancarkan serangan baru terhadap pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait pada Kamis (9/7) sebagai balasan atas serangan terbaru AS. (Foto: AFP/-)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran telah melancarkan serangan baru terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait pada Kamis (9/7) sebagai balasan atas serangan terbaru yang dilakukan AS.

Hal itu diungkap oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melalui pernyataan disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, IRIB.

IRGC menyebut pihaknya menghantam "infrastruktur dan fasilitas penting" di pangkalan militer AS di Arifjan dan Ali Al Salem, Kuwait. Selain itu, Iran juga mengeklaim berhasil menargetkan fasilitas militer AS di Juffair dan Sheikh Isa, Bahrain, menggunakan rudal dan drone.

Dikutip AFP, dalam pernyataan itu, IRGC juga memperingatkan AS serangan balasannya akan diperluas ke pangkalan-pangkalan Amerika lainnya di kawasan apabila Washington kembali melancarkan serangan.

Sementara itu, militer AS mengaku berhasil membombardir 90 titik di berbagai wilayah di Iran dalam serangan terbarunya pada Rabu.

Pusat Komando (CENTCOM) selaku unit militer AS yang bertanggung jawab untuk Timur Tengah pada Kamis (9/7) menyatakan telah merampungkan serangkaian serangan tambahan ke Iran pada Rabu (8/7) "untuk melemahkan kemampuan Iran dalam menyerang kapal komersial dan pelaut sipil yang tidak bersalah di Selat Hormuz."

"Pasukan AS menyerang sekitar 90 target militer Iran termasuk sistem pertahanan udara, aset pengawasan pantai, lokasi penyimpanan rudal dan drone, kemampuan angkatan laut, serta infrastruktur logistik militer di sepanjang pesisir Iran," demikian keterangan CENTCOM di media sosial X.

Dikutip Al Jazeera, CENTCOM menyebut serangan terbaru ini diluncurkan setelah unitnya berhasil melancarkan serangan ofensif lainnya di malam sebelumnya.

Pasukan CENTCOM pada Selasa (7/7) menyerang sekitar 80 target militer Iran, termasuk puluhan kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), sebagai respons atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK