AS Akui Hampir 100 Personel Militer Luka sejak Perangi Iran Lagi

CNN Indonesia
Selasa, 21 Jul 2026 12:20 WIB
This US Marine Corps handout photo released on May 12, 2026, by US Central Command Public Affairs shows US Marines with Maritime Raid Force rappelling out of an MH-60S Sea Hawk, assigned to Helicopter Sea Combat Squadron 25, during helicopter and rop
Kemhan Amerika Serikat mengungkap hampir 100 personel militernya mengalami berbagai tingkat cedera sejak kembali melancarkan perang dengan Iran pada 7 Juli. (Foto: US MARINE CORPS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat mengungkap hampir 100 personel militernya mengalami berbagai tingkat cedera sejak kembali melancarkan perang dengan Iran pada 7 Juli.

Juru bicara Pentagon mengatakan sebagian besar dari hampir 100 personel yang terluka mengalami gegar otak ringan (minor concussions).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, CNN melaporkan pada Senin bahwa militer AS sempat menunda pengungkapan jumlah korban luka demi melindungi keselamatan para personelnya.

Dilansir Al Jazeera, sebanyak 17 personel AS dikonfirmasi tewas dan 420 lainnya terluka selama berperang dengan Iran sejak 28 Februari lalu. Sementara itu, masih ada satu personel yang hilang imbas serangan balasan Iran ke asrama pangkalan AS di Yordania pada akhir pekan lalu. 

Sejauh ini, dua personel militer AS dikonfirmasi tewas dalam serangan Iran ke Yordania tersebut.

Menurut seorang pejabat Gedung Putih, upacara pemulangan dan penghormatan personel militer yang gugur ini secara resmi akan dilangsungkan pada Rabu (22/7).

Presiden Donald Trump sebelumnya diperkirakan akan menghadiri upacara tersebut. Trump juga telah memperingatkan bahwa Teheran akan "membayar mahal" atas tewasnya tiga personel militer AS dalam beberapa hari terakhir.

(rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]