Iran Klaim Hantam Pusat Data Amazon di Bahrain Pakai Rudal Jelajah

CNN Indonesia
Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaim berhasil menghantam fasilitas perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Amazon, di Bahrain. (AFP/JALAA MAREY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaim berhasil menghantam fasilitas perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Amazon, di Bahrain.

IRGC mengumumkan bahwa rudal-rudal jelajah yang mereka luncurkan berhasil mengenai fasilitas komersial Amazon.

Kantor berita Iran Tasnim melaporkan bahwa IRGC mengklaim pasukan udara mereka telah menghancurkan infrastruktur pusat data Amazon menggunakan rudal jelajah.

Mereka menegaskab bahwa serangan itu merupakan balasan atas serangan AS baru-baru ini terhadap infrastruktur sipil di Darkkhovin.

Sebelumnya, IRGC mengatakan pasukannya berhasil menghancurkan sejumlah instalasi utama militer AS di Kuwait.

"Keamanan di kawasan telah terganggu akibat tindakan pasukan teroris Amerika Serikat. Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran berupaya memulihkan keamanan dan stabilitas kawasan melalui operasi melawan AS," demikian bunyi pernyataan IRGC tersebut.

Beberapa instalasi utama itu antara lain radar peringatan dini, sistem radar pertahanan rudal, radar FPS-117, sistem pertahanan udara Patriot, serta sistem komunikasi satelit pertahanan udara di Pangkalan Ahmed Al Jaber.

Selain itu, IRGC juga menargetkan gedung administrasi dan antena pencari arah (direction-finding antennas) di Camp Arifjan, area parkir helikopter di Camp Al Adiri, serta fasilitas tempat tinggal personel militer di Pangkalan Ahmed Al Jaber.

Dikutip Al Jazeera, IRGC menyatakan operasi tersebut bertujuan melumpuhkan cakupan radar di kawasan sebagai persiapan untuk serangan rudal dan drone berikutnya.

IRGC juga mengklaim serangan-serangan itu menggunakan drone bunuh diri (kamikaze).

(bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK