Iran Bantah Simpan Fasilitas Nuklir di Bawah Gunung Pickaxe

CNN Indonesia
Kamis, 23 Jul 2026 16:40 WIB
Iran membantah Amerika Serikat dan Israel yang menuduh negara itu menyimpan fasilitas pengayaan uranium untuk nuklir di bawah pegunungan Pickaxe. (via REUTERS/VANTOR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran membantah Amerika Serikat dan Israel yang menuduh negara itu menyimpan fasilitas pengayaan uranium untuk nuklir di bawah pegunungan Pickaxe.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan tidak ada aktivitas muklir di Gunung Pickaxe.

"Fokus obsesif Washington pada Kolang Kouh (Pickaxe), tempat yang tidak ada aktivitas nuklir, hanyalah dalih yang dibuat-buat untuk agresi, penghancuran, dan sabotase," tulis Esmaeil Baghaei di akun X.

Ia kembali menegaskan bahwa Iran telah mendeklarasikan semua aktivitas nuklirnya kepada Badan Pengawasan Atom Internasional (IAEA) sesuai dengan kewajiban pengamanannya dan menuduh Washington melanggar hukum internasional dengan menyerang dan mengancam fasilitas nuklir Iran.

Baghaei juga mempertanyakan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi yang bungkam. Ia juga mengatakan Iran siap menghadapi serangan AS lebih lanjut, dikutip dari Iran International.

AS dan Israel menuduh Iran menyimpan fasilitas pengayaan uranium 100 meter di bawah pegunungan Pickaxe. Presiden Donald Trump pun mengancam akan membombardir wilayah tersebut.

Pernyataan itu diungkapkan Trump di depan wartawan di Gedung Putih pada Selasa (21/7) ketika AS dan Iran kembali berperang skala penuh meski telah menyepakati gencatan senjata dan nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang.

"Kami akan menyerang kawasan Pickaxe Mountain dalam waktu dekat, dan dengan sangat keras. Mungkin dalam waktu yang sangat dekat, dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk menghentikannya," ucap Trump ketika ditanya apakah Iran telah memindahkan sentrifusnya ke Pickaxe Mountain.

"Biasanya saya tidak akan mengatakan hal seperti itu. Kalau saya pikir mereka masih bisa berbuat sesuatu untuk mengatasinya, saya tidak akan pernah mengatakannya. Tetapi kami akan menyerang area itu dalam waktu dekat, dan dengan kekuatan yang sangat besar," paparnya menambahkan.

Dikutip Al Jazeera, Pickaxe Mountain menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa Iran memindahkan ribuan sentrifus ke pegunungan Pickaxe menyusul serangan AS dan Israel yang merusak fasilitas-fasilitas nuklir utama Iran selama konflik tahun lalu.

(bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK