Malaysia Selidiki Pilot Selundup Ekstasi ke RI sampai Militer AS Buntu
Perang Amerika Serikat vs Iran yang masih berlangsung masih menjadi perhatian berita internasional pada Senin (3/8), terutama soal kebuntuan yang kabarnya dialami tentara Negeri Paman Sam.
Kasus pilot Malaysia Airlines yang ketahuan menyelundupkan narkoba ke RI lewat Bandara Soeakarno-Hatta juga turut menjadi sorotan. Berikut kilas internasional:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol
Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Maroko buka suara usai puluhan ribu migran dari negara tersebut berenang menyeberang ke wilayah Ceuta milik Spanyol.
Dalam pernyataan resmi, Kemdagri Maroko menyebut gelombang migrasi di Ceuta, Afrika Utara, dipicu oleh disinformasi di media sosial, aktivitas jaringan perdagangan orang, serta kesalahan tafsir pada putusan Mahkamah Agung (MA) Spanyol baru-baru ini.
Pada 8 Juli, MA Spanyol menyatakan bahwa migran yang dicegat di laut tidak bisa dikembalikan ke negara asal begitu saja. Putusan ini tidak berlaku bagi mereka yang memasuki Spanyol melalui jalur darat.
Militer AS Mulai Buntu, Kehabisan Akal untuk Tekan Iran
Amerika Serikat (AS) mulai kehabisan cara untuk menekan Iran dalam perangnya di Timur Tengah. Hal itu diketahui usai seorang perwira senior AS menulis email (surat elektronik/surel) kepada berbagai analis militer untuk mendapatkan bantuan akan ide-ide baru.
"Kami sedang mencari cara-cara baru yang kreatif dan tidak konvensional untuk menekan dan menghukum Iran," bunyi pesan perwira senior tersebut, menurut sumber yang mengetahui isi pesan itu kepada CNN.
Pesan ini dikonfirmasi oleh sumber kedua yang mengatakan permintaan tersebut dikirim minggu lalu seiring dengan kebuntuan Washington untuk menangani Teheran.
Malaysia Selidiki Pilot Penyelundup Narkoba ke RI Bisa Lolos di KLIA
Kasus penyelundupan narkotika ke Indonesia yang menyeret seorang pilot maskapai Malaysia Airlines terus mengungkap fakta baru.
Selain diduga menjadi kurir sabu dan ekstasi, tersangka Mohd Saufi bin Othmanatau MSO (39) juga diketahui membawa botol berisi urine yang diduga disiapkan untuk mengelabui tes narkoba.
Otoritas Malaysia menyatakan pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh berkaitan kasus kopilot asal Malaysia berinisial MSO yang tertangkap membawa 26 kilogram ekstasi dari Malaysia sampai ke Indonesia.
(rds)[Gambas:Video CNN]



