Update Banjir Jepang: Korban Tewas 9 Orang

CNN Indonesia
Minggu, 16 Agu 2026 16:13 WIB
Banjir melanda Kota Chiba, Jepang akibat curah hujan tinggi sejak Kamis (13/8). Hingga kini tercatat setidaknya 9 orang tewas akibat banjir. (REUTERS/KYODO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Banjir yang melanda Jepang bagian timur dilaporkan telah menewaskan setidaknya 9 orang. Menurut laporan kantor penyiaran publik NHK, curah hujan tergolong "belum pernah terjadi sebelumnya".

Sebanyak 9 orang telah dilaporkan meninggal akibat hujan deras dan banjir. Kantor penanggulangan bencana Prefektur Chiba mencatat ada 8 korban jiwa hingga Sabtu (15/8).

Beberapa korban terjebak di dalam mobil yang terendam banjir, lalu beberapa lainnya ditemukan di jalanan yang tergenang air.

Hujan sangat deras sudah turun sejak Kamis (13/8) yang kemudian memicu peringatan tanah longsor dan pemadaman listrik. Kondisi ini pun mendorong pihak prakirawan cuaca untuk mengeluarkan peringatan hujan deras tingkat tertinggi untuk wilayah Chiba untuk pertama kalinya.

Stasiun curah hujan di sana mencatat curah hujan setinggi 30 cm dalam waktu 24 jam. Agustus tahun ini pun jadi Agustus paling basah di Chiba dalam enam dekade terakhir.

Hingga Jumat pagi, kementerian pertahanan Jepang melaporakan Chiba mencatat curah hujan lebih dari tiga kali lipat jumlah rata-rata yang biasanya terjadi di Agustus.

Sementara itu, lebih dari 70 rumah di seluruh wilayah Chiba rusak sebagian akibat hujan. Seperti dilaporkan AFP, lebih dari seribu rumah tangga terdampak banjir dan hampir 600 di antaranya terendam air dengan ketinggian melampaui permukaan lantai.

Seorang pejabat Badan Meteorologi Jepang dalam konferensi pers pada Kamis berkata situasi ini "mengarah pada tingkat hujan deras yang belum pernah terjadi sebelumnya".

Ilmuwan mengatakan bahwa perubahan iklim akibat aktivitas manusia membuat cuaca ekstrem terjadi lebih sering, berlangsung lebih lama, dan menjadi lebih intens.

(els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK