Presiden Iran Pezeshkian Berduka atas Gempa NTT, Siap Kirim Bantuan
Presiden Iran Masoud Pezeshkian ikut berduka atas gempa yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, sejak Sabtu (15/8).
Dilaporkan kantor berita Iran, IRNA, Pezeshkian siap mengirimkan bantuan termasuk kebutuhan medis ke Indonesia untuk para korban bencana di NTT, dalam pesannya kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada Yang Mulia, pemerintah, dan rakyat Indonesia yang bersahabat, khususnya kepada keluarga yang sedang berduka dan terdampak," ujar Pezeshkian, dikutip dari IRNA.
Pezeshkian menyampaikan harapan agar stabilitas dan ketenangan segera pulih di wilayah-wilayah yang terdampak gempa.
"Di tengah situasi sulit ini, sembari menyatakan kesiapan kami untuk memberikan bantuan kemanusiaan maupun medis, saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar melimpahkan rahmat dan ampunan bagi para korban, kesembuhan segera bagi mereka yang terluka, serta kesabaran dan ketabahan bagi para penyintas," tambahnya.
Pesan belasungkawa dari Presiden Korsel
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dalam akun X juga menyampaikan duka cita mendalam kepada Presiden Prabowo atas gempa besar yang mengguncang NTT.
"Atas nama Pemerintah Republik Korea, saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta serta tempat tinggal akibat bencana yang datang secara tiba-tiba ini," tulis Lee Jae Myung.
Ia juga berharap agar semakin banyak korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali ke tengah-tengah keluarga mereka.
"Di bawah kepemimpinan Yang Mulia Presiden Prabowo Subianto, saya dengan tulus berharap agar upaya pemulihan di wilayah terdampak dapat segera dilaksanakan, sehingga masyarakat yang terkena dampak bencana dapat sesegera mungkin kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan tenteram," ia menambahkan.
Pesan belasungkawa juga sempat disampaikan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman (MbS) menyampaikan belasungkawa kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Begitu pula Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis sekaligus Perdana Menteri Vietnam Le Minh Hung, menyampaikan belasungkawa atas gempa di NTT.
Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu (15/8). Gempa berpusat di Kabupaten Nagakeo.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi NTT selama 14 hari, terhitung mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
(bac)