AS Buka Suara usai Iran Klaim Tangkap Kapal Selam Washington

CNN Indonesia
Kamis, 10 Sep 2026 07:00 WIB
Militer Amerika Serikat buka suara usai Iran mengeklaim membajak kapal selam tak berawak milik Washington di Selat Hormuz. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Militer Amerika Serikat buka suara usai Iran mengeklaim membajak kapal selam tak berawak milik Washington di Selat Hormuz.

Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) Tim Hawkinks mengatakan sebuah drone bawah laut milik AS "mengalami kerusakan" lebih dari sehari yang lalu.

"Sebuah drone bawah laut yang dioperasikan pasukan AS malfungsi lebih dari sehari yang lalu. Drone tersebut saat itu menyurvei perairan kawasan untuk mendukung operasi yang sedang berlangsung," kata Hawkins dalam pernyataan pada Selasa (8/9), seperti dikutip AFP.

Hawkins tak menjelaskan apakah drone tersebut kendaraan nirawak yang sama dengan yang baru-baru ini diklaim dibajak Iran.

Ia hanya menyebut drone itu model lama yang tidak mengumpulkan data sensitif maupun membawa peralatan sonar atau radar rahasia.

Pernyataan CENTCOM muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeklaim telah mengamankan kapal selam tak berawak AS di Selat Hormuz.

Menurut IRGC, kapal selam tersebut "modern, cerdas, dan canggih" yang dilengkapi teknologi terkini.

Menurut media pemerintah Iran, kapal tersebut adalah Dive-LD, kendaraan bawah air otonom besar yang dibangun perusahaan pertahanan California, Anduril.

Kapal Dive-LD memiliki panjang 5,9 meter dan bisa melakukan misi penanggulangan ranjau, pemetaan dasar laut, pengumpulan intelijen, dan inspeksi infrastruktur bawah laut seperti kabel dan pipa.

Menurut situs web Anduril, Dive-LD juga bisa beroperasi hingga 10 hari tanpa kembali ke pangkalan dan dirancang untuk menyelam hingga kedalaman 6.000 meter (19.700 kaki).

(blq/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK