Perosotan Darurat Pesawat Air Force One Trump Terbuka, Ada Apa?

CNN Indonesia
Kamis, 10 Sep 2026 06:25 WIB
The emergency slide of Air Force One is deployed ahead of U.S. President Donald Trump's trip to the Republican National Midterm Convention, at Joint Base Andrews, Maryland, U.S., September 9, 2026. REUTERS/Evan Vucci      TPX IMAGES OF THE DAY
Perosotan darurat pesawat Air Force One mendadak terbuka sesaat sebelum Trump terbang. Foto: REUTERS/Evan Vucci
Jakarta, CNN Indonesia --

Perosotan darurat dari pesawat Air Force One milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba-tiba terbuka, sesaat sebelum Trump dijadwalkan naik ke pesawat itu dari Pangkalan Gabungan Andrews pada Rabu (9/9) sore waktu setempat.

Trump saat itu akan terbang dengan Air Force One untuk bertolak ke konvensi Partai Republik di Dallas, Texas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataannya, Trump mengisyaratkan perosotan darurat itu memang sengaja dibuka, saat dia menunggu sekitar 20 menit di dalam helikopter Marine One di landasan bandara.

"Mereka sedang memeriksa perosotan di sini, dan saya rasa itu akan memakan waktu 15 menit. Mereka sedang memeriksa perosotan itu. Anda tahu, perosotan daruratnya, jadi saya kira butuh waktu sekitar 15 menit," kata Trump kepada wartawan, seperti dikutip ABC News.

Trump juga mengeklaim pesawat hadiah dari Qatar itu aman untuk diterbangkan. Namun, seseorang yang mengetahui insiden itu, mengatakan personel militer secara tidak sengaja mengaktifkan perosotan itu.

Ketika ditanya soal alasan pemeriksaan perosotan itu, Trump mengeklaim mereka hanya ingin memastikan perosotan itu "berfungsi dengan sempurna".

Padahal perosotan darurat biasanya tidak diperiksa dengan cara dibuka sebelum keberangkatan, karena proses melepas dan memasangnya kembali memakan banyak waktu.

"Ya, saya yakin (pesawat aman). Kalau tidak, saya tidak akan menaikinya," kata Trump.

Menurut keterangan Gedung Putih, perosotan itu kemudian dilepas dari pesawat Air Force One dan diangkut menggunakan bak belakang truk pikap sebelum pesawat lepas landas ke Dallas.

Pesawat Air Force One baru yang diberikan keluarga kerajaan Qatar senilai 400 juta US$ (sekitar Rp7 triliun) telah memicu pertanyaan dari sejumlah anggota parlemen hingga pakar, terkait pemberian hadiah dari pihak asing.

Awal tahun ini, Trump menyebut jet yang berusia sekitar 14 tahun itu sebagai "pesawat paling mewah di dunia".

Sebelumnya pada Juli lalu, Trump diam-diam berganti pesawat, berpindah melalui truk katering dan naik ke pesawat militer, saat meninggalkan KTT NATO di Turki di tengah adanya ancaman terhadap dirinya dari Iran.

(dna)