China Bela Iran, Cap Sanksi AS ke Maskapai Iran Sewenang-wenang
China menolak sanksi Amerika Serikat yang melarang operasi seluruh maskapai Iran di dunia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun bahkan menyebut tindakan itu ilegal.
"China secara konsisten menentang sanksi sepihak ilegal yang tidak memiliki dasar hukum internasional atau otorisasi dari Dewan Keamanan PBB," kata Guo dalam konferensi pers pada Selasa (22/9), dikutip AFP.
Komentar Guo muncul usai Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan sanksi untuk seluruh maskapai Iran. Dia menyebut maskapai negara itu tak bisa melayani penerbangan internasional mulai 23 September.
AS juga menjatuhkan sanksi lanjutan bagi perusahaan asing yang tetap memberikan layanan ke maskapai Iran.
"Pada tanggal 23 September, semua maskapai penerbangan Iran akan dihentikan operasionalnya di seluruh dunia," kata Bessent.
Peringatan tersebut tak cuma ditujukan ke pihak maskapai tapi juga mencakup bandara, pemasok bahan bakar, jasa penjual tiket, dan pelaku usaha lain yang mendukung operasional penerbangan Iran.
"Jika mereka mendarat, Anda tak boleh menyediakan bahan bakar, tak boleh melayani pendaratan, dan tak boleh menjual tiket ke mereka; jika melanggar, Anda akan dikeluarkan dari dolar," ujar Bessent.
Langkah tersebut merupakan tekanan ekonomi baru dari AS untuk melemahkan Iran di tengah perang yang terus berkobar.
AS dan Iran berperang sejak akhir Februari. Hingga kini, mereka masih saling gempur terutama di Selat Hormuz.
(isa/rds)