Pidato Lengkap Trump di PBB, Terima Kasih ke RI hingga Ejek Iran

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 17:00 WIB
Isi pidato lengkap Presiden AS Donald Trump di Sidang Majelis Umum PBB.
Isi pidato lengkap Presiden AS Donald Trump di Sidang Majelis Umum PBB. (REUTERS/Brendan Smialowski)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pidato di Sidang Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, pada Selasa (22/9).

Trump mengatakan dirinya menghadapi "keputusan besar", yakni memilih kesepakatan yang memungkinkan Iran membangun kembali negaranya atau mengambil tindakan untuk menghancurkan negaranya.

"Saya harus membuat keputusan besar. Akankah kesepakatan dibuat dengan Iran yang memungkinkan mereka membangun kembali dan menciptakan negara yang jauh lebih hebat daripada sebelumnya, mungkin salah satu yang terhebat di Timur Tengah atau bahkan di dunia?" kata Trump, seperti dilaporkan ABC News.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Atau haruskah saya memusnahkan Republik Islam dan melakukannya dengan cepat, tanpa pernah memberi mereka kesempatan untuk membunuh dan menghancurkan orang dan negara lagi?," lanjut Trump.

"Apakah saya akan menjerumuskan mereka ke neraka tanpa peluang untuk bertahan hidup dan tanpa harapan akan kejayaan atau generasi mendatang?" tambah Trump.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika delegasi Iran melakukan perjalanan ke New York untuk menghadiri rangkaian pertemuan para pemimpin dunia.

Terima kasih ke Indonesia

Trump menyinggung soal Pasukan Stabilisasi Internasional yang dikerahkan ke Jalur Gaza sebagai bagian dari program Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).

"Saya juga ingin berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkomitmen mengerahkan pasukan, personel kepolisian, dan memberikan pelatihan untuk membantu menstabilkan Gaza, termasuk Indonesia, Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, Yordania, dan yang lain," kata Trump di Sidang PBB.

Indonesia sebelumnya berkomitmen untuk mengirim 8.000 personel untuk misi perdamaian dan stabilisasi di Gaza. Namun, rencana ini ditunda hingga kini imbas perang AS vs Iran berkobar.

Kemungkinan perang berakhir

Trump menyebut dirinya tidak terikat tenggat waktu untuk mengakhiri perang. Namun, ia memperkirakan kesepakatan dengan Iran baru tercapai setelah pemilihan paruh waktu.

"Saya yakin kita akan mencapai kesepakatan tepat setelah pemilihan, karena tidak masuk akal bagi mereka untuk tidak melakukannya," kata Trump.

Menurut Trump, Iran kemungkinan menunggu untuk melihat hasil pemilu sebelum mengambil keputusan. Meski demikian, ia juga mengatakan persoalan tersebut akan segera diselesaikan.

"Amerika Serikat dan Iran pasti akan menyelesaikannya. Kita akan menyelesaikannya, dengan cara apa pun. Itu akan selesai. Itu harus diselesaikan dengan cepat," kata Trump.

Sejak perang dengan Iran berlangsung hampir tujuh bulan, Trump berulang kali mengancam akan melakukan serangan besar terhadap Teheran. Namun, dalam beberapa kesempatan, Trump kemudian menarik kembali ancaman tersebut dengan harapan mencapai kesepakatan.

Dalam pidatonya, Trump membantah laporan mengenai berkurangnya persediaan amunisi AS akibat perang tersebut.

[Gambas:Video CNN]

"Para pengecut dan pengkhianat ingin mengatakan bahwa Amerika Serikat kekurangan amunisi, tetapi itu tidak benar," kata Trump.

"Kita memiliki lebih banyak amunisi daripada yang pernah kita bayangkan akan kita gunakan, dan kita memproduksinya pada tingkat yang belum pernah kita lakukan sebelumnya," lanjut Trump.

"Kita menambah persediaan kita lebih cepat daripada yang pernah kita lakukan sebelumnya," tambah Trump.

Namun, laporan Pentagon menyebut persediaan sejumlah amunisi AS memang mengalami tekanan akibat perang.

Bela keputusan perangi Iran

Trump kemudian membela keputusan AS berperang dengan Iran. Ia mengatakan Washington tidak boleh membiarkan ancaman dari Teheran terus berkembang.

"Sebagai presiden dari negara paling luar biasa dalam sejarah, saya tidak tertarik membiarkan bahaya terus berkembang untuk hari berikutnya," ujar Trump.

"Saya tidak percaya membiarkan masalah berlarut-larut. Masalah hanya akan semakin sulit dipecahkan. Jadi, sementara yang lain hanya berbicara, saya telah bertindak. Sementara yang lain hanya berbicara tentang perdamaian, saya telah menciptakan perdamaian. Sementara yang lain mengabaikan ancaman, saya telah menghadapinya," tambah Trump.

Trump juga berterima kasih kepada PBB atas dukungannya terhadap resolusi yang menyatakan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Ia menyampaikan kepada sekutu-sekutu Eropa bahwa keputusannya untuk berperang dengan Iran juga akan melindungi mereka. Trump berharap negara-negara tersebut "menyadari hal itu".

"Jika kita bersatu, kita akan segera melihat dunia yang bebas dari ancaman teror Iran selama 51 tahun terakhir, dan harga minyak akan anjlok lebih rendah lagi daripada saat awal konflik," kata Trump.

"Dan harga minyak di Amerika Serikat sangat rendah. Benar-benar rendah. Dengan keberanian dan tekad, apa pun mungkin terjadi," katanya.

Gas Buddy melaporkan harga rata-rata bensin biasa adalah $4,46 per galon, sekitar $1,52 lebih tinggi sejak awal perang sedangkan harga solar adalah US$6,51 per galon.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Trump Menegaskan Dominasi AS BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2