Negara Kepulauan di Samudra Hindia Ini Tolak Pesawat Israel Mendarat

CNN Indonesia
Minggu, 27 Sep 2026 11:55 WIB
Negara kepulauan di Samudra Hindia ini menolak memberikan izin mendarat kepada pesawat yang membawa penumpang dari Israel pada Sabtu (26/9). (Istockphoto/8vFanI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Negara kepulauan di Samudra Hindia, menolak memberikan izin mendarat kepada pesawat yang membawa penumpang dari Israel pada Sabtu (26/9).

Akibatnya, penerbangan tersebut terpaksa dibatalkan.

Melansir dari AA News, pesawat Air Seychelles itu sedianya terbang dari Israel menuju Mauritius. Namun, izin untuk mendarat di negara kepulauan tersebut tidak kunjung diberikan meski pihak operator sudah berupaya mendapatkan persetujuan.

Spirit World Productions, operator tur asal Israel yang mengatur perjalanan tersebut, mengatakan penerbangan itu sebenarnya sudah mendapatkan persetujuan beberapa bulan sebelumnya.

Perusahaan kemudian mendapat pemberitahuan bahwa izin pendaratan ditolak dengan alasan political and diplomatic considerations atau pertimbangan politik dan diplomatik.

Otoritas Mauritius hingga kini belum memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut.

Sementara itu, sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan bahwa penolakan itu berkaitan dengan absennya delegasi Mauritius saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini.

Spirit World Productions mengatakan pihaknya kini berkoordinasi dengan Air Seychelles dan otoritas terkait untuk mengatur penanganan bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan tersebut.

(anm/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK