Pasutri Tega Jual Bayi Sendiri Buat Beli HP dan Kalung Emas

CNN Indonesia
Rabu, 30 Sep 2026 12:35 WIB
Ilustrasi. (Istockphoto/menonsstocks)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sepasang suami istri di Maharashtra, India, tega menjual bayi mereka yang berusia satu bulan seharga Rs120.000 (sekitar Rp23 juta) untuk membeli telepon seluler (HP) dan kalung emas.

Mirisnya, bayi tersebut sampai berpindah tangan beberapa kali sebelum akhirnya ditemukan lebih dari 550 kilometer jauhnya dari lokasi awal, yaitu di Hyderabad, diberitakan NDTV.

Polisi setempat telah menyelamatkan anak tersebut dan menangkap tujuh orang, termasuk orang tua dan terduga perantara yang terlibat dalam transaksi tersebut.

Kasus ini terungkap pada 20 September lalu setelah sang ibu mendatangi polisi di Chhatrapati Sambhajinagar untuk mengadukan kasus penyerangan terhadap dirinya.

Selama penyelidikan, petugas menemukan bahwa pasangan tersebut, yang tinggal serumah dan bertempat tinggal di daerah Mukundwadi, telah menjual putra mereka yang berusia satu bulan.

Dalam penyelidikan polisi, orang tua tersebut menjual bayi itu kepada seorang perantara yang diidentifikasi sebagai Seema Reshwal seharga Rs120.000.

[Gambas:Video CNN]

Para penyidik kemudian menelisik lebih jauh dan menemukan bahwa bayi tersebut dijual lagi kepada Sangeeta Avhad, seorang warga Padegaon, seharga Rs270.000.

Bayi itu kemudian berpindah tangan lagi ketika Avhad yang menjualnya seharga Rs350.000 kepada Suresh Guntuka. Guntuka dalam laporan tersebut digambarkan sebagai dokter gadungan.

Ponsel dan kalung emas disita

Guntuka kemudian menyerahkan bayi malang itu kepada seorang kerabat bernama Uma Khatkam, yang tinggal di Hyderabad, dengan imbalan Rs350.000.

Polisi lalu melakukan perjalanan ke Hyderabad, lebih dari 550 km dari Chhatrapati Sambhajinagar, untuk menyelamatkan bayi tersebut. Upaya sedang dilakukan untuk membawa anak itu kembali ke Maharashtra.

Polisi mengatakan bahwa orang tua tersebut diduga menggunakan uang yang diterima dari transaksi awal untuk membiayai gaya hidup mereka, termasuk membeli dua telepon seluler dan sebuah kalung emas.

Kini ponsel dan kalung emas tersebut telah disita, dikutip dari Gulfnews.

Inspektur polisi Pundliknagar, Vivek Sonawane, memimpin penyelidikan ini. Tujuh orang, termasuk orang tua anak tersebut, Reshwal, Avhad, dan Guntuka, telah ditangkap.

Para penyidik juga sedang memeriksa apakah mereka yang bertindak sebagai perantara, termasuk Guntuka, terlibat dalam kasus perdagangan anak lainnya.

(imf/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK