Siapa Pilot yang Ditikam Cegah Pesawat Dubai ke Israel Dijatuhkan?

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 06:36 WIB
Media Israel mengungkapkan satu pilot yang terluka parah ditikam karena berusaha mencegah pilot lainnya di kokpit yang berusaha menjatuhkan pesawat. (AFP/FADEL SENNA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Media Israel mengungkapkan satu pilot yang terluka parah ditikam karena berusaha mencegah pilot lainnya di kokpit yang berusaha menjatuhkan pesawat.

Sebelumnya, pesawat FlyDubai rute Dubai ke Israel nyaris dibajak pada Rabu (30/9) waktu setempat.

Upaya pembajakan tersebut berhasil digagalkan pilot berkewarganegaraan India, Smit Machchhar, meski ia luka parah ditikam pelaku yang merupakan kopilot asal Oman.

Machchhar bergabung dengan Flydubai pada 2022 setelah 11 tahun bekerja di SpiceJet dan mencatatkan lebih dari 9.750 jam terbang dengan pesawat Boeing 737, sebagai kapten instruktur dengan pengalaman luas dalam memimpin penerbangan. Ia terluka saat berjuang melawan kopilot asal Oman yang diduga berupaya menjatuhkan pesawat yang sedang menuju Israel tersebut.

Pesawat FlyDubai tersebut dialihkan rutenya ke Tabuk, Arab Saudi, dikutip dari Ynet.

Identitasnya sebagai kapten yang terlibat dalam insiden tersebut dikonfirmasi di India dan Israel. Berdasarkan profil LinkedIn-nya, Machchhar memiliki pengalaman sekitar 15 tahun menerbangkan pesawat untuk maskapai komersial.

[Gambas:Video CNN]

Ia bergabung dengan maskapai penerbangan Uni Emirat Arab, Flydubai, pada Juni 2022 setelah sebelumnya bekerja selama 11 tahun di maskapai berbiaya hemat asal India, SpiceJet.

Berdasarkan profilnya, Machchhar telah mencatatkan lebih dari 9.750 jam terbang dengan pesawat Boeing 737, termasuk tipe 737-800 serta Boeing 737 MAX 8 dan 9. Total jam terbangnya saat ini kemungkinan sudah lebih tinggi.

Selama masa kerjanya di SpiceJet, ia mengumpulkan lebih dari 9.500 jam terbang, termasuk lebih dari 6.400 jam sebagai pilot penanggung jawab (pilot in command).

Machchhar juga pernah bertugas sebagai kapten instruktur (training captain), yang memberikan pelatihan, bimbingan, dan penilaian kepada pilot-pilot lain.

Pengalaman tersebut menjadi sangat krusial pada Rabu pagi ketika penerbangan rutin rute Dubai-Tel Aviv berubah menjadi situasi darurat di kokpit.


Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kemudian menyatakan bahwa "selama penerbangan, saat mendekati Israel, salah satu pilot menikam pilot lainnya dan tampaknya mencoba menjatuhkan pesawat beserta seluruh orang di dalamnya."

Netanyahu mengatakan ia telah berbicara dengan salah satu penumpang asal Israel yang turut menghentikan terduga pelaku penyerangan.

"Dia bercerita kepada saya bahwa pesawat sempat berputar tak terkendali dan mulai menukik tajam," ujar Netanyahu.

"Dia mengatakan bahwa entah bagaimana, dia berhasil masuk ke kokpit bersama salah satu awak kabin, dan bersama-sama mereka melumpuhkan pilot yang melakukan penikaman itu saat ia sedang mencoba menyabotase sistem pesawat."

(bac/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK