Trump Pastikan Tak Akan Serang Iran Sebelum Pemilu

CNN Indonesia
Jumat, 09 Okt 2026 17:50 WIB
Presiden AS Donald Trump. Foto: REUTERS/Kevin Mohatt
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump memastikan Amerika Serikat tak akan berperang melawan Iran sebelum pemilihan umum paruh waktu dihelat.

"Kami tidak akan menyerang Iran sebelum Pemilihan Paruh Waktu digelar di Amerika Serikat pada 3 November," kata Trump di platform Truth Socialnya, Kamis (8/10).

Trump mengatakan AS dan Iran saat ini mengadakan "diskusi produktif", sambil menegaskan bahwa blokade terhadap Iran "akan tetap berlaku sepenuhnya". Ia juga mengeklaim minyak-minyak telah melintasi Selat Hormuz dalam jumlah yang mencapai rekor, yakni 22 juta barel pada Rabu (7/10).

Pernyataan Trump ini disampaikan setelah sejumlah media melaporkan bahwa ia dan tim keamanan nasionalnya telah mendiskusikan kemungkinan melanjutkan perang melawan Iran.

Sejumlah pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa Trump telah menginstruksikan Komando Pusat, selaku unit militer yang bertanggung jawab atas Timur Tengah, untuk menyelesaikan persiapan bertempur kembali dengan Iran.

Menurut laporan Atlantic, Trump sedang mempertimbangkan untuk menyerang Teheran sebelum pemilu paruh waktu. Serangan baru AS ini diprediksi akan menargetkan energi, infrastruktur, dan nuklir Iran.

Axios telah memperingatkan bahwa kembalinya perang dalam tiga hingga empat minggu ke depan dapat memengaruhi pemilu paruh waktu, sebagian karena harga minyak berpotensi naik sebagai responsnya.

Tingkat popularitas Trump sendiri sudah jatuh ke level terendah sepanjang sejarah.

[Gambas:Video CNN]

(blq/dna/bac)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK