Menlu RI Terima Lawatan Menlu Singapura di tengah Isu Asap Karhutla

CNN Indonesia
Selasa, 27 Okt 2026 16:30 WIB
Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menerima kunjungan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Selasa (27/10). (Foto: CNN Indonesia/Anisa Dewi Angriaeni)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menerima kunjungan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Selasa (27/10).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Vivian tiba di Gedung Pancasila sekitar pukul 15.34 WIB. Dia langsung disambut Arrmanatha atau kerap disapa Tata. Setelah masuk ruangan, Menlu Singapura itu menandatangani buku tamu.

Kedua Menlu itu lantas foto bersama dan menuju ruangan untuk melakukan pertemuan.

Kunjungan Vivian Balakrishnan terjadi di tengah rasa frustrasi yang meningkat, baik di Singapura dan Malaysia akibat kabut asap yang dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) paling parah di Indonesia dalam 11 tahun terakhir.

Gegara kabut asap yang tak kunjung reda, Singapura mulai mempertimbangkan memperkuat undang-undang kabut asap lintas batas (transboundary haze).

Hal ini ditujukan agar Singapura meminta pertanggungjawaban menyeluruh kepada pihak-pihak yang terkait dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Pekan lalu, Singapura juga merilis hasil investigasi yang menyebut 10 perusahaan di Indonesia diduga menjadi penyebab Karhutla.

Selain itu, kunjungan Vivian juga berlangsung kala hubungan Singapura dan Indonesia menjadi sorotan usai Jakarta memutuskan untuk menghentikan impor gas alam ke Singapura.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan pasokan gas yang diekspor ke Singapura akan dialihkan untuk kebutuhan dalam negeri terutama kelistrikan.

Djoko mengatakan pengalihan itu dilakukan melalui dua jalur yakni dari Natuna menuju Batam serta pengurangan pasokan gas dari Sumatra yang selama ini digunakan untuk kebutuhan listrik di Batam, Bintan, dan Sumatra.

"Mulai hari ini, pasokan gas ke Singapura dialihkan ke dalam negeri dari Natuna ke PLN Batam melalui Pipa WNTS-Pulau Pemping-Batam sebesar 15 juta standar kaki kubik," kata dia.

Menanggapi putusan Indonesia, pemerintah Singapura buka suara. Perdana Menteri Lawrence Wong berharap seluruh pihak tetap memenuhi kewajiban dalam kontrak komersial yang sudah disepakati.

"Kami berharap semua pihak menghormati komitmen mereka. Importir gas ke Singapura akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya berdasarkan kontrak tersebut," kata Wong saat konferensi Partai Aksi Rakyat (PAP) pada Minggu (25/10).

(isa/rds)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Karhutla Meluas, Warga Dibekap Asap

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK