Menghindari teguran dari Badan Pengawas Pemilu, mereka berusaha melepaskan atribut Agus-Sylvi dari anak-anak tersebut agar tak ada tudingan pelibatan anak-anak dalam kampanye.
Namun tetap saja mereka kecolongan. Saat kampanye, masih ditemui anak-anak mengenakan kaos, pin dan stiker bergambar pasangan nomor urut satu itu. Agus-Sylvi memang sempat diberi peringatan oleh Bawaslu DKI Jakarta terkait pelibatan anak-anak dalam kampanye.
Pantauan CNNindonesia.com saat itu memang ada sejumlah anak yang mengalungkan baju bergambar Agus-Sylvi. Ada pula yang terang-terangan memakai kaos bergambar pasangan calon ini.
Meski sudah disisir, masih ada anak-anak yang terlihat mengenakan atribut kampanye saat kegiatan dimulai.
Agus Yudhoyono menyadari bahwa kegiatan kampanye di Kepulauan Seribu disesaki oleh anak-anak yang menggunakan atribut dukungan terhadap dirinya. Menurutnya, tim sudah benar-benar berusaha agar kejadian serupa tak terus terjadi.
Seperti yang dilakukan tim pemenangan di Pulau Kelapa saat meminta anak-anak melepas atribut kampanye.
"Banyak anak kecil, kami tak mengundang tapi ini memang rumah mereka. Apa kami bisa menolak kedatangan mereka," kata Agus.
Agus juga menegaskan bahwa timnya sudah berkali-kali mengingatkan agar para orang tua untuk tidak membawa anaknya saat berkampanye. Namun diakui Agus hal tersebut bukanlah hal yang mudah dan diperlukan pengertian dari semua pihak. (sur/obs)