Jika Menang, Sandiaga Tak Mau Bersikap Norak
CNN Indonesia
Rabu, 15 Feb 2017 10:57 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sandiaga Uno menggunakan hak memilihnya di TPS 1 Jalan Daha II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bersama orang tua, istri, dan kedua anaknya, calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 ini mendatangi TPS.
Sandiaga menyatakan dirinya tidak akan merayakan kemenangan secara berlebihan jika dipercaya untuk memenangkan Pilkada.
"Kami harus bisa menampilkan menang tapi enggak norak, menang sembari merangkul semuanya," ujar Sandi.
Sandiaga menyatakan siap jika Pilkada DKI berlangsung dalam satu putaran maupun dua putaran. "Kami siap dua-duanya apapun kehendak Allah, kami harus serahkan kepada yang Maha Kuasa," ujarnya.
Sandiaga juga mengaku optimistis proses demokrasi di Jakarta bisa menjadi contoh demokrasi dunia.
"Kami pokoknya optimis bahwa ini sudah menjadi proses demokrasi yang baik, kami ingin bahwa Jakarta menjadi contoh demokrasi di dunia, di mana Islam dan demokrasi bisa bersanding," jelas Sandiaga.
Sandiaga juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait dan berjanji menghadirkan proses penghitungan yang berintegritas.
Sandiaga menyatakan dirinya tidak akan merayakan kemenangan secara berlebihan jika dipercaya untuk memenangkan Pilkada.
"Kami harus bisa menampilkan menang tapi enggak norak, menang sembari merangkul semuanya," ujar Sandi.
Sandiaga menyatakan siap jika Pilkada DKI berlangsung dalam satu putaran maupun dua putaran. "Kami siap dua-duanya apapun kehendak Allah, kami harus serahkan kepada yang Maha Kuasa," ujarnya.
Sandiaga Uno dan istri mengambil kertas suara. (Detikcom/Kanavino Ahmad Rizqo) |
Sandiaga juga mengaku optimistis proses demokrasi di Jakarta bisa menjadi contoh demokrasi dunia.
"Kami pokoknya optimis bahwa ini sudah menjadi proses demokrasi yang baik, kami ingin bahwa Jakarta menjadi contoh demokrasi di dunia, di mana Islam dan demokrasi bisa bersanding," jelas Sandiaga.
Lihat juga:Lima Menit Coblos ala Jokowi |
Sandiaga juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait dan berjanji menghadirkan proses penghitungan yang berintegritas.
Sandiaga Uno dan istri mengambil kertas suara. (Detikcom/